Ketahui 5 Cara Menghadapi Orangtua yang Toxic

Ketahui 5 Cara Menghadapi Orangtua yang Toxic

Menghadapi orangtua toxic memerlukan langkah yang tepat agar tidak merusak hubungan dan melahirkan konflik baru. Berikut beberapa caranya.

(Kompas.com) 26/07/24 12:32 12174932

KOMPAS.com - Orangtua yang toxic kerap kali mengatur sang anak agar sesuai dengan apa yang ia inginkan. Hal ini membuat anak merasa bahwa pilihan dan pandangannya tidak dihargai oleh orangtuanya.

Secara tidak sadar, perilaku orangtua toxic bisa berpengaruh besar pada kesehatan mental dan karakter anak dalam pertumbuhannya.

Meski begitu, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan dalam menghadapi orangtua toxic agar tidak menimbulkan perselisihan dan merusak hubungan anak dan orangtua. Simak selengkapnya.

Cara menghadapi orangtua toxic

1. Tetapkan batasan

Pekerja sosial klinis dan terapis holistik, Jenny Flora Wells menyarankan kamu untuk menetapkan batasan dengan orangtua. Pada awalnya mungkin ada rasa tidak nyaman, namun itu menjadi salah satu langkah untuk mengatasi orangtua yang toxic.

Menetapkan batasan bukan berarti tindakan yang buruk, namun apabila tidak berhasil, maka kamu bisa menggunakan cara yang lebih tegas kepada orangtua.

“Anak bisa mengkomunikasikan kepada orangtuanya seperti ‘saya merasa emosi ketika ayah/ibu melakukan tindakan yang tidak saya inginkan’. Kamu juga bisa berikan cara alternatif agar orangtuamu paham,” kata Wells, dikutip dari Best Life, Jumat (26/7/2024).

2. Batasi kontak

Tidak masalah untuk membatasi waktu panggilan dan kunjungan kamu dengan orangtua Bahkan, terapis mengungkap tindakan membatasi intensitas kontak dengan orangtua toxic diperlukan demi meminimalkan tekanan mental anak.

Menurut Bonnie Scott, seorang konselor profesional berlisensi, anak bisa memberitahu orangtua dengan sopan bahwa kamu membutuhkan waktu untuk menjalankan kesibukan lain.

Sehingga kamu tidak setiap saat berada bersama orangtua yang toxic. Waktu luang tersebut bisa kamu manfaatkan untuk refreshing otak dan melepas rasa stres.

3. Jangan memperparah keadaan

Jika kamu memiliki orangtua yang toxic bukan berarti kamu bisa memberontak dan melawan orangtua. Hal ini hanya akan memperkeruh masalah dan membuat hubungan kamu dan orangtua menjadi rusak.

Ingatlah bahwa wajar saja jika kamu merasakan kecewa lantaran mendambakan nasihat, validasi, atau dukungan dari orangtua, tetapi mereka tidak dapat memberikannya kepada kamu.

Karenanya, pekerja sosial klinis berlisensi, Sean Abraham menyarankan kamu untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan emosional kamu dengan mencari support system, seperti sahabat atau saudara terdekat kamu.

“Jaga percakapan tetap dangkal untuk menghindari topik sensitif yang memicu perilaku dramatis dan cobalah untuk tetap tenang, apapun luapan emosi yang mereka tunjukkan di depanmu,” kata Abraham.

4. Beristirahatlah ketika diperlukan

Orangtua yang toxic bisa terus-menerus melewati batasan, hal ini membuat kamu merasa kesulitan untuk mengurus diri sendiri, bekerja, atau mengurus tanggung jawab hidup lainnya.

Wells menyarankan kamu agar menyisihkan waktu luang untuk beristirahat sejenak. Kamu bisa memanfaatkan waktu tersebut menjadi ruang untuk menjaga batasan sementara dengan orangtua.

Jika kamu membutuhkan ruang sendiri, sebaiknya kamu beritahu orangtua kamu bahwa kamu menginginkan waktu sendiri dan beritahu mereka berapa lama waktu yang kamu butuhkan.

Tindakan tersebut penting agar orangtua kamu tidak khawatir dan memicu lahirnya konflik baru antara anak dan orangtua.

“Selalu ketahuilah bahwa kamudapat memilih untuk menjauh saat membutuhkan ruang dan menciptakan batasan sementara," kata Wells.

5. Bicaralah pada seorang profesional

Para ahli merekomendasikan kamu untuk berbicara dengan konselor kesehatan atau psikolog jika perilaku orangtua yang toxic sudah sangat mengganggu kondisi mental dan mengganggu kedamaian kamu.

Menurut Christina McWalter Granahan, seorang pekerja sosial klinis berlisensi, terapis dapat memberikan sudut pandang objektif yang sangat dibutuhkan tentang perilaku orangtua.

Seorang terapis juga dapat membimbing kamu untuk menghadapi permasalahan kau dengan orangtua. Bukan hanya saran tindakan yang diperlukan untuk menghadapi orangtua yang toxic, terapis juga membantu kamu untuk mengobati rasa trauma yang kamu miliki.

#anak-dan-orangtua #orangtua-toksik #keluarga-toksik #cara-mengatasi-keluarga-toksik #orangtua-toxic #ciri-ciri-orangtua-toxic #menghadapi-orangtua-toxic

https://lifestyle.kompas.com/read/2024/07/26/123200420/ketahui-5-cara-menghadapi-orangtua-yang-toxic-