Dorong UMKM Perluas Akses ke Pasar Global, Kadin, Sampoerna, dan JETRO Luncurkan WikiExport Halaman all

Dorong UMKM Perluas Akses ke Pasar Global, Kadin, Sampoerna, dan JETRO Luncurkan WikiExport Halaman all

WikiExport hadir dalam bentuk platform informasi dan chatbot bagi pelaku UMKM. Halaman all

(Kompas.com) 26/07/24 09:02 12181056

JAKARTA, KOMPAS.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia berkolaborasi dengan PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) serta Japan External Trade Organization (JETRO) meluncurkan program tahap lanjutan, yakni “Teknologi Peningkatan EksporUMKM Indonesia: WikiExport”.

Peluncuran program tersebut digelar di acara “Pesta Rakyat UMKM untuk Indonesia”, Assembly Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Senin (22/7/2024).

Program itu berfokus pada pemanfaatan teknologi internet of things (IoT) dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang diharapkan dapat mengakselerasi peningkatan jumlah UMKM siap ekspor.

WikiExport hadir dalam bentuk platform informasi serta chatbot bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang tertarik untuk masuk dalam program business matching ekspor serta impor. Platform ini dikelola Lembaga Wirausaha Ekspor Kadin.

Selain program ekspor langsung, WikiExport juga menyediakan informasi program untuk pelaku UMKM yang ingin ekspor dengan menjadi bagian dari mata rantai perusahaan besar. Tujuannya ialah mendorong lebih banyak UMKM bisa mengekspor produknya, serta memperluas pasar ekspor.

Ketua Kadin Arsjad Rasjid mengatakan bahwa banyak pelaku UMKM masih kebingungan untuk memasuki pasar ekspor. Banyak pula dari mereka kesulitan mencari jasa ekspor yang kredibel serta mendapatkan informasi terkait mitra negara tujuan dan akses ekspor.

“Kadin sebagai mitra strategis yang mendukung agenda pemerintah hadir untuk menjawab (tantangan) itu. Kami berkomitmen untuk mendukung UMKM naik kelas dan menembus pasar ekspor,” ujar Arsjad.

Pada 2022, lanjut dia, Kadin meluncurkan Gerakan Kemitraan Inklusif untuk UMKM Naik Kelas. Program ini diresmikan secara langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Inisiatif itu menjadi cikal bakal kehadiran WikiExport. Untuk kali pertama, WikiExport diperkenalkan sebagai Legacy Program pada B20 Indonesia Summit 2022 yang digelar di Bali.

Kemudian, pada 2023, program WikiExport berhasil membawa sembilan UMKM Indonesia siap ekspor untuk mengikuti business matching. Transaksi yang tercatat selama business matching sebesar 1 juta dollar AS atau senilai Rp 16,1 miliar.

Hingga pada 2024, WikiExport menyempurnakan tahap lanjutan dengan menghadirkan layanan chatbot 2024 Wikiexport.ai serta kursus insentif dan sertifikasi.

UMKM binaan Sampoerna tembus pasar global

Usaha batik tradisional Shiroshima dari Yogyakarta dan UMKM spesialis roti bekatul dari Semarang Super Roti berhasil masuk ke pasar global berkat program business matching hasil kolaborasi Kadin Indonesia dengan JETRO dan Sampoerna.

Kedua usaha itu merupakan UMKM binaan Sampoerna melalui program Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC).

Sebagai informasi, SETC merupakan program berkelanjutan Sampoerna yang berfokus pada pembinaan dan pengembangan UMKM di bawah Payung Program Keberlanjutan “Sampoerna untuk Indonesia”.

Diresmikan pada 2007, SETC telah memberikan pelatihan kepada 72.000 peserta dari seluruh Indonesia. SETC juga didukung oleh fasilitas pelatihan seluas 27 hektare di Pasuruan, Jawa Timur (Jatim).

Presiden Direktur Sampoerna Ivan Cahyadi mengatakan, melalui SETC, Sampoerna memberikan pembinaan komprehensif untuk pelaku UMKM dari berbagai bidang usaha, mulai dari pertanian, peternakan, hingga pengolahan makanan dan minuman.

“Pelatihan itu dilakukan untuk mengembangkan usaha dan membuka peluang ekspor produk UMKM,” ucap Ivan.

Ivan menceritakan, sektor UMKM memiliki “tempat” tersendiri bagi Sampoerna. Adapun Sampoerna berawal dari warung atau usaha mikro di Surabaya, Jawa Timur, lebih dari satu abad lalu.

“Komitmen Sampoerna (terhadap pengembangan UMKM) tak lepas dari sejarah kami yang dimulai dari warung kecil. Hal itu menjadi semangat kami untuk mengembangkan lebih banyak UMKM di Indonesia agar dapat naik kelas,” jelas Ivan.

Kemudian, Sampoerna juga memiliki program Sampoerna Retail Community (SRC).

KOMPAS.com/Aningtias Jatmika Sejumlah UMKM binaan Sampoerna menampilkan produknya dalam Pesta Rakyat UMKM untuk Indonesia, Assembly Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Senin (22/7/2024).

SRC merupakan program peningkatan kapasitas toko kelontong yang mencakup edukasi penataan toko, manajemen keuangan, strategi pemasaran, hingga literasi digital.

Program yang diluncurkan sejak 2008 itu telah menyasar lebih dari 250.000 toko kelontong di seluruh Indonesia.

Berdasarkan riset Kompas Gramedia pada 2023, peritel yang tergabung dalam SRC mencatatkan omzet hingga Rp 236 triliun pada 2022. Angka ini setara dengan 11,36 persen PDB retail nasional 2022.

“Anggota SRC menerima pemberdayaan yang terintegrasi dalam mengelola toko dan keuangan mereka, turut membantu pemasaran produk UMKM sekitar melalui Pojok Lokal, hingga menerima dukungan digitalisasi melalui sistem AYO by SRC,” jelas Ivan.

Kolaborasi multiheliks ciptakan efek berganda

Ivan menambahkan, dalam membina UMKM, Sampoerna mengedepankan kolaborasi model multiheliks dengan melakukan kemitraan inklusif dengan pemerintah, organisasi dunia usaha, akademisi dan universitas, sektor swasta, serta media dan pemangku kepentingan lain.

“Oleh karena itu, kami mengapresiasi kolaborasi yang telah tercipta dengan Kadin Indonesia, baik lewat gelaran ‘Pesta Rakyat UMKM untuk Indonesia’ maupun inisiasi WikiExport,” ucapnya.

Hal senada pun disampaikan Arsjad. Menurutnya, kemitraan yang dilakukan bersama Sampoerna di “Pesta Rakyat UMKM untuk Indonesia” merupakan salah satu wujud nyata dari kolaborasi dan sinergi yang harus ditingkatkan guna mengembangkan kapasitas UMKM nasional agar bisa berdaya saing global dan berorientasi ekspor.

“UMKM berperan penting dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar delapan persen. Pertumbuhan jumlah UMKM yang berorientasi ekspor turut memperkuat fundamental perekonomian nasional,” kata Arsjad.

Dalam sambutannya pada peresmian “Pesta Rakyat UMKM untuk Indonesia”, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menekankan bahwa pemerintah juga menyadari peran penting pembinaan dan pendampingan bagi UMKM agar dapat merambah pasar global.

Oleh sebab itu, pemerintah secara konsisten mendorong perusahaan menengah dan besar untuk dapat melakukan berbagai program kemitraan dengan UMKM.

“Selain sebagai offtaker, sektor swasta juga dapat membantu membangun rantai nilai yang berkelanjutan, termasuk membangun UMKM yang memiliki orientasi pasar ekspor dan berdaya saing global,” ucap Airlangga.

Menurutnya, kolaborasi inklusif dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk Sampoerna dan Kadin Indonesia bersama Satuan Tugas (Satgas) Peningkatan Ekspor Nasional, turut berkontribusi dalam pengembangan kapasitas UMKM nasional.

Menko Airlangga menambahkan, inisiatif yang digagas tersebut sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan kinerja ekspor nasional.

Pada akhirnya, peningkatan ekspor bisa memperkuat neraca perdagangan serta mendorong pertumbuhan ekonomi, termasuk melalui pengembangan dan perluasan ekspor UMKM.

“Kolaborasi itu diharapkan dapat mendorong kemajuan ekonomi nasional yang berpotensi menciptakan efek berganda,” ujarnya.

#umkm #ekspor #kadin #sampoerna #business-matching #sampoerna-retail-community

https://money.kompas.com/read/2024/07/26/090200526/dorong-umkm-perluas-akses-ke-pasar-global-kadin-sampoerna-dan-jetro-luncurkan?page=all&utm_source=Google&utm_medium=Newstand&utm_campaign=partner