E-Ticketing Diterapkan di Pelabuahan Marina Labuan Bajo, Kapal Wisata Tidak Bisa Manipulasi Jumlah Penumpang
Dengan e-ticketing, jumlah penumpang tidak akan melebihi kapasitas kapal wisata. Halaman all
(Kompas.com) 28/07/24 09:09 12400400
LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, menerapkan sistem tiket elektronik atau e-ticketing untuk penumpang kapal wisata yang hendak berwisata ke Taman Nasional Komodo.
Kepala KSOP Labuan Bajo Stephanus Risdiyanto menjelaskan, sistem e-ticketing itu resmi diterapakn pada Selasa 23 Juli 204.
"Sudah mulai diterapkan sejak Selasa 23 Juli 2024 kemarin. Sistem e-ticket ini akan terus diterapkan," kata Stephanus saat dihubungi, Sabtu (27/7/2024).
Sistem itu berlaku bagi semua penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Marina sebagai titik keberangkatan resmi dengan e-ticketing. Penumpang atau wisatawan tidak bisa naik kapal wisata, jika namanya tak ada di manifest.
“Kapal tidak bisa mengangkut penumpang melebihi kapasitas maksimal. Sistem akan menolak menerbitkan boarding pass jika penumpang yang input dalam sistem oleh agen pelayaran sudah melewati kapasitas maksimal kapal," sambung Stephanus.
Lihat postingan ini di Instagram
Ia mengatakan, manifest penumpang akhir akan tercatat dalam sistem saat penumpang setiap kapal telah menyelesaikan proses scanner boarding pass.
Sebab dalam kondisi tertentu ada penumpang yang batal berangkat kendati namanya sudah masuk manifes dan memiliki boarding pass.
Diharapkan berdampak positif pada pariwisata Labuan Bajo
Penerapan sistem, lanjut Stephanus, diharapkan memberikan dampak positif terhadap pariwisata Labuan Bajo.
Karena melalui e-ticketing, akan memberikan data informasi penumpang secara real time, sehingga meminimalkan kecelakaan kapal wisata dan pelanggaran.
KOMPAS.com/Caroline Damanik Pemandangan laut di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Foto diambil dari Ayana Komodo Resort di Pantai Waecicu.Stephanus mengatakan, selama ini kapal wisata berangkat dari lokasi yang berbeda-beda. Akibatnya, manifestasi penumpang sebagian kapal wisata tidak diketahui pasti.
Sistem ini disediakan di terminal keberangkatan di sejumlah titik keberangkatan kapal wisata di Labuan Bajo, yaitu Pelabuhan Marina Waterfront, Dermaga hotel Ayana, dan Dermaga Hotel Taaktana/Marriott.
"Jumlah penumpang yang naik di setiap kapal bisa dipantau dengan e-ticketing," jelasnya.
Ia menambahkan, di terminal boarding pelabuhan Marina Waterfront terdapat tiga mesin scanner barcode boarding pass.