Bos Danareksa Yakin Bisa Gaet Lebih Banyak Perusahaan Asing ke KIT Batang
KITB saat ini berstatus anak usaha dari PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW), salah satu anggota Danareksa. Halaman all
(Kompas.com) 29/07/24 09:07 12505837
BATANG, KOMPAS.com - Direktur Utama Holding BUMN Danareksa Yadi Jaya Ruchandi optimistis bisa menggaet lebih banyak perusahaan asing untuk berinvestasi di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) atau Grand Batang City, Jawa Tengah.
Adapun KITB saat ini berstatus anak usaha dari PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW), salah satu anggota Danareksa.
Yadi bilang, pembangunan KITB yang sudah berjalan selama 4 tahun telah memiliki infrastruktur dan utilitas dasar yang lengkap. Mulai dari akses jalan tol, pelabuhan, maupun kereta api.
Tangkap Layar Youtube Kementerian Investasi/BKPM Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang di Provinsi Jawa Tengah (Jateng).Kemudian sudah tersedia Instalasi Pengelolaan Air (IPA), Reservoir Air Baku Batang, Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL), hingga Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).
"Jadi secara nyata barangnya sudah ada, sudah jelas, harga kami kompetitif sekali, dan dukungan atas utilitas dasar jelas ada. Jalan kawasannya baik, konektivitas mau lewat darat, mau lewat rel kereta api, maupun lewat laut, ada semua," ujar Yadi saat ditemui di KITB, Jawa Tengah, dikutip Senin (29/7/2024).
Menurutnya, infrastruktur dan utilitas dasar yang tersedia, serta dukungan dari pemerintah, membuat banyak investor menanamkan dananya di KITB.
Saat ini pun sudah ada 18 perusahaan dengan total investasi Rp 14,8 triliun yang masuk ke KITB. Investasi yang masuk tak hanya dari Indonesia, tapi juga berasal dari sejumlah negara lain di Asia, Amerika, dan Eropa.
KOMPAS.com/Yohana Artha Uly Akses jalan KITB terhubung ke Jalan Tol Trans Jawa ruas Semarang-Batang"Jadi beberapa poin penting dari investor untuk melihat bagaimana mereka melakukan relokasi industrinya itu kita sudah penuhi. Jadi ya alhamdulillah memang ini yang buat kami lebih percaya diri lagi ke depannya kita akan bisa menarik lebih banyak lagi investor masuk sini," jelasnya.
Salah satu perusahaan asing yang masuk ke KITB adalah PT Yih Quan Footwear Indonesia, investasi dari Taiwan. Yih Quan merupakan produsen sepatu merek Hoka dan Converse.
Nilai investasi perusahaan sepatu ini sebesar Rp 1,7 triliun dengan target menyerap lebih dari 13.000 pekerja.
Kemudian PT Xiang Jiang Group Indonesia (China), PT CosmosIndo Ink (Korea Selatan), PT Wavin Manufacturing Indonesia (Belanda), PT Jayamas Medica Industri (Indonesia), PT Unipack Plasindo (Indonesia), PT Tawada Healthcare (Indonesia), dan PT Interskala Medika Indonesia (Indonesia).
#perusahaan-asing #kawasan-industri-terpadu-batang #kitb #grand-batang-city