Arah Saham BTN (BBTN) usai Rilis Lapkeu dan Rencana Akuisisi Bank Syariah
BTN (BBTN) menunjukkan perbaikan kinerja di tengah rencana akuisisi bank syariah. Lantas, bagaimana dengan prospek saham BBTN? - Halaman all
(InvestorID) 29/07/24 13:00 12522142
JAKARTA, investor.id – PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) atau BTN menunjukkan perbaikan kinerja, seiring pertumbuhan kredit pada segmen bisnis yang makin terdiversifikasi. Lantas, bagaimana dengan prospek saham BBTN?
Kalangan analis mengungkapkan, sejumlah katalis positif diharapkan bisa mendongkrak kinerja keuangan BTN ke depan. Selain pertumbuhan kredit, komposisi dana pihak ketiga BTN kini banyak ditopang oleh dana murah (current account saving account/CASA) berkat produk dan layanan BTN digital.
Sedangkan sumber dana dari time deposit (deposito) juga makin beragam. Sebab BTN membagi segmen nasabah institusi dan mulai menggarap kelas menengah melalui produk BTN Prospera.
Di sisi lain, penerapan manajemen risiko secara terukur yang berdampak pada peningkatan kualitas kredit juga menjadi katalis positif bagi BTN. Itu tampak pada penurunan non performing loan (NPL) menjadi 3,1% pada semester I-2024 dari sebelumnya 3,7%.
Terlebih, kinerja unit usaha syariah emiten berkode saham BBTN tersebut tumbuh dobel digit di semua indikator. Pembiayaan naik 22,2%, aset meningkat 20%, dan laba bersih melejit 31,7%. Kemudian, non performing finance (NPF) turun drastis menjadi 2,8% dari 3,3%.
Adapun rencana pemisahan usaha (spin off) unit usaha syariah diperkirakan terealisasi pada tahun ini, sehingga bank syariah baru bentukan BBTN tersebut dapat beroperasi pada awal tahun depan.
Analis Sucor Sekuritas, Edward Lowis memberikan pandangan positif terhadap rencana spin off unit usaha syariah BBTN menjadi bank syariah, yang akan ditempuh dengan mengakuisisi bank syariah lain. “Pengumuman CSPA akuisisi bank syariah ditargetkan sebelum Oktober 2024 dan diharapkan bank syariah ini sudah terbentuk pada kuartal I-2025,” tulis dia dalam risetnya.
Beredar kabar bahwa PT Bank Victoria Syariah tengah diincar BBTN, setelah membatalkan rencana akuisisi PT Bank Muamalat Indonesia. Saat ini, sebesar 80,2% saham Bank Victoria Syariah dikendalikan oleh PT Victoria Investama Tbk (VICO). Sisanya 19,8% saham dipegang oleh PT Bank Victoria International Tbk (BVIC).
Mengenai kinerja keuangan BBTN semester I-2024, Edward mengungkapkan bahwa tanda-tanda perbaikan sudah terlihat dalam laporan keuangan (lapkeu) perseroan, salah satunya penurunan biaya dana (cost of fund). Bunga deposito turun menjadi 6% pada Juni 2024 dibandingkan Mei 2024 yang mencapai 6,3%.
Penurunan itu terjadi setelah perseroan mengalihkan basis pendanaan ke institusi menengah berbiaya rendah dan gencar menyasar deposan ritel kaya. Hingga Juni 2024, porsi simpanan institusi menengah meningkat menjadi 24,5% dibandingkan Januari 2024 yang sekitar 19,8%. Sebaliknya, segmen institusi besar berbiaya mahal turun menjadi 75,5% dari 80,2%.
Rekomendasi dan Target Harga Saham
Berbagai upaya BBTN akhirnya menurunkan biaya bauran pendanaan atau biaya simpanan sekitar 10 basis poin menjadi 3,9% pada Juni 2024 dibandingkan Maret 2024 yang sebesar 4,3%. Perseroan juga berhasil menekan biaya kredit menjadi 0,6% dari perkiraan 1-1,1%. Begitu juga dengan biaya provisi.
“Keberhasilan BBTN menjaga biaya lebih rendah mendorong laba bersih perseroan bertumbuh sebesar 3% menjadi Rp 1,5 triliun pada semester I-2024. Pencapaian itu sesuai dengan perkiraan kami,” sebut Edward.
Memasuki semester II tahun ini, BBTN diyakini mampu menjaga biaya dana tetap terkendali. Pertumbuhan kredit juga diharapkan tetap tinggi lebih dari 10% hingga akhir tahun ini.
Sebab itu, Sucor Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli untuk saham BBTN. Target harga saham BBTN dipatok sebesar Rp 1.640. Target harga tersebut mempertimbangkan peluang perseroan untuk menjaga kualitas aset tetap baik dan ekspektasi penurunan rasio NPL gross ke bawah 3% dibandingkan semester I-2024 yang sebesar 3,1%.
Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #bbtn #btn #saham-bbtn #bank-syariah #bank-victoria-syariah #kredit-btn #laba-btn #rekomendasi-saham #sucor-sekuritas #berita-ekonomi-terkini