Nilai Tambah Jasa Marga (JSMR) usai Masuk Indeks LQ45

Nilai Tambah Jasa Marga (JSMR) usai Masuk Indeks LQ45

PT Jasa Marga Tbk (JSMR) buka suara perihal masuknya JSMR sebagai konstituen baru indeks LQ45 yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah. - Halaman all

(InvestorID) 30/07/24 12:09 12637641

JAKARTA, investor.id – Manajemen PT Jasa Marga Tbk (JSMR) buka suara perihal masuknya JSMR sebagai konstituen pendatang baru indeks LQ45 yang mulai efektif pada 1 Agustus sampai 31 Oktober 2024 mendatang.

JSMR melenggang ke indeks likuid setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan kocok ulang (rebalancing) postur anggota indeks LQ45 pada Kamis (24/7/2024). Hasilnya, JSMR merangsek menyingkirkan emiten portofolio Sandiaga Uno, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG).

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Jasa Marga Tbk (JSMR), Pramitha Wulanjani, mengapresiasi dan menyambut positif kembali masuknya saham JSMR ke indeks LQ45.

Menurut Pramitha, apresiasi tersebut telah memotivasi Jasa Marga untuk terus menjaga dan meningkatkan kepercayaan investor serta masyarakat pasar modal.

Karena itu, Jasa Marga berkomitmen memberikan kinerja lebih baik dan berkelanjutan serta menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam tata kelola perusahaan.

“Kami berharap, seluruh upaya ini dapat memberikan nilai tambah optimal kepada seluruh pemegang saham,” tutur Pramitha kepada Investor Daily, Selasa (30/7/2024).

Saham JSMR terakhir kali masuk ke barisan indeks LQ45 pada 2022 dan tahun ini menandai masuknya kembali Jasa Marga sebagai salah satu saham likuid bersama 44 saham lainnya.

Indeks LQ45 merupakan indeks yang mengukur kinerja harga dari 45 saham yang memiliki likuiditas dan kapitalisasi pasar besar serta didukung oleh fundamental perusahaan yang baik.

Saat ini, kapitalisasi pasar Jasa Marga sebesar Rp 38,47 triliun dengan pertumbuhan harga saham sebanyak 18,48% atau 950 poin selama sembilan hari perdagangan terakhir, sesuai data RTI.

Di sisi lain, Jasa Marga juga tengah aktif melakukan asset recycling guna menyeimbangkan pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis perusahaan. Teranyar, emiten BUMN jalan tol ini resmi melepas 35% kepemilikannya di PT Jasamarga Transjawa Tollroad (JTT) kepada konsorsium Grup Salim.

Biarpun begitu, Jasa Marga sampai sekarang masih tercatat sebagai pengembang sekaligus operator jalan tol terbesar di Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 48% dengan panjang jalan tol komersial yang beroperasi (±1,260 km) dan mengelola 36 konsesi jalan tol dengan total panjang 1.736 km.

Editor: Muawwan Daelami (muawwandaelami@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #jasa-marga #jsmr #jsmr-saham #bumn-jalan-tol #indeks-lq45 #rebalancing-indeks #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/368558/nilai-tambah-jasa-marga-jsmr-usai-masuk-indeks-lq45