Kinerja Telkom (TLKM) Mengecewakan, Target Harga Saham Dipangkas

Kinerja Telkom (TLKM) Mengecewakan, Target Harga Saham Dipangkas

Kinerja Telkom (TLKM) pada semester I-2024 dianggap mengecewakan. Analis memutuskan untuk menurunkan target harga saham TLKM. - Halaman all

(InvestorID) 31/07/24 14:40 12757593

JAKARTA, investor.id – PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) membukukan pendapatan sebesar Rp 37,9 triliun pada kuartal II-2024 atau naik 1,3% yoy, jauh lebih rendah dari proyeksi Mirae Asset Sekuritas Indonesia dan pasar yang berada di kisaran pertengahan 3%.

Telkom mencatatkan pendapatan layanan data, internet & TI sebesar Rp 23,3 triliun atau meningkat 7,2% yoy. Sebagian disebabkan oleh peningkatan penggunaan data oleh masyarakat, namun juga mencerminkan perubahan karena pendapatan B2B IndiHome mulai diatribusikan pada hal ini.

Adapun pendapatan Telkom dari IndiHome pada kuartal II-2024 terpangkas 15,1% yoy menjadi Rp 6,11 triliun. Hal itu terutama disebabkan oleh kebijakan reklasifikasi pendapatan baru 2024, yang memperhitungkan pendapatan IndiHome B2B.

“Laba operasional dan laba bersih Telkom (TLKM) masing-masing turun 8,3% yoy dan 9,9% yoy, terutama disebabkan oleh kenaikan beban pegawai secara tiba-tiba hingga 30,5% yoy, yang diikuti dengan dimulainya program pensiun dini,” tulis analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Jonghoon Won dalam risetnya.

Sebab itu, Mirae memutuskan untuk menurunkan target harga saham TLKM menjadi Rp 3.800. Rekomendasinya tetap beli, karena TLKM masih dominan di pasar telekomunikasi Indonesia dan terdapat ruang yang cukup besar untuk pertumbuhan di sektor tersebut.

“Meskipun kinerja TLKM tidak sesuai ekspektasi, kami yakin aksi jual oleh investor asing membuat valuasi TLKM berada pada level yang relatif menarik,” jelas Jonghoon Won.

ARPU Tergerus 

Telkom (TLKM) mencatatkan laba bersih Rp 5,7 triliun pada kuartal II-2024, anjlok 10% yoy atau tergerus 6% qoq. Alhasil, laba bersih perseroan sepanjang semester I-2024 terpangkas 8% yoy menjadi Rp 11,8 triliun atau di bawah ekspektasi karena hanya setara 46% dari estimasi konsensus 2024.

“Kinerja operasional terlihat lemah, dengan laba usaha pada kuartal II-2024 turun (-8% yoy, -8% qoq). Hasil ini membuat laba usaha TLKM selama semester I-2024 turun 3% yoy, di bawah ekspektasi karena setara 46% dari estimasi konsensus 2024,” tulis Investment Analyst Stockbit Sekuritas, Theodorus Melvin dalam ulasannya.

Dia menegaskan, meskipun jumlah pelanggan meningkat 4% yoy atau 0,1% qoq, TLKM membukukan penurunan rata-rata pendapatan per pengguna (average revenue per user/ARPU) yang signifikan di segmen mobile sebesar 9% yoy atau terkikis 1% qoq menjadi Rp 45 ribu. “Itu menjadi penyebab utama penurunan kinerja TLKM,” pungkas Melvin.

Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #tlkm #telkom #saham-tlkm #laba-telkom #indihome #mirae-asset-sekuritas #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/368690/kinerja-telkom-tlkm-mengecewakan-target-harga-saham-dipangkas