Wali Kota Semarang Mba Ita Penuhi Panggilan KPK

Wali Kota Semarang Mba Ita Penuhi Panggilan KPK

Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Mba Ita memenuhi panggilan penyidik KPK. Terkait dugaan korupsi di lingkungan Pemkot Semarang. Halaman all

(Kompas.com) 01/08/24 08:35 12844251

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Semarang, Jawa Tengah, Hevearita Gunaryanti Rahayu memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Politikus yang akrab disapa Mba Ita dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.

Pantauan Kompas.com, Mba Ita tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 08.02 WIB, Kamis (1/8/2024).

Mba Ita mengenakan jaket hitam, celana gelap, dan kerudung berwarna krem. Wajah Mba Ita tertutup masker.

Politikus PDI-P itu tampak tak bersemangat ketika ditemui awak media di lokasi.

Begitu masuk lobi Gedung Merah Putih, Mba Ita mengurus administrasi di resepsionis dan mendapatkan tanda pengenal dengan lanyard berwarna merah.

Sebelumnya, KPK menyatakan tengah mengusut dugaan korupsi penerimaan gratifikasi, pengadaan barang dan jasa, dan pemotongan insentif pegawai atas capaian pemungutan retribusi daerah.

Tessa menyebut, KPK telah mengirimkan empat Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada 4 orang tersangka.

“Ke berapa orang, kemarin saya diinfokan 4 orang kalau enggak salah,” kata Tessa.

Berdasarkan informasi dari penegak hukum di internal KPK, keempat tersangka itu adalah Wali Kota Semarang Mba Ita.

Kemudian, suami Mba Ita yang juga menjadi Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang dari Fraksi PDI-P, Alwin Basri.

Lalu, Ketua Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kota Semarang bernama Martono, dan pihak swasta bernama Rahmat U Djangkar.

#kpk #wali-kota-semarang-hevearita-gunaryanti-rahayu #korupsi-pemkot-semarang #pemkot-semarang #kpk-geledah-empat-dinas-pemkot-semarang

https://nasional.kompas.com/read/2024/08/01/08354001/wali-kota-semarang-mba-ita-penuhi-panggilan-kpk