Menko Airlangga Sebut Laju Ekonomi Digital Terhambat Infrastruktur
Laju ekonomi digital Indonesia disebut terhambat oleh belum meratanya infrastruktur digital.
(Kompas.com) 01/08/24 12:51 12867749
JAKARTA, KOMPAS.com - Laju ekonomi digital Indonesia disebut terhambat oleh belum meratanya infrastruktur digital.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, infrastruktur digital penting untuk mendorong laju ekonomi digital di Indonesia.
"Untuk memastikan laju lokomotif ekonomi digital. Beberapa hal yang diperlukan untuk tantangan ke depan adalah infrastruktur digital yang merata," kata dia dalam acara pembukaan Karya Kreatif Indonesia (KKI) dan Festival Ekonomi dan Keuangan Digital (FEKDI) 2024, Kamis (1/8/2024).
SHUTTERSTOCK/WITSARUT SAKORN Ilustrasi solusi digital, ekonomi digital.Ia menambahkan, saat ini, Pulau Jawa masih mendominasi tingkat teratas daya saing digital karena ditopang oleh ketersediaan infrastruktur.
Namun demikian, Sulawesi Tenggara masuk ke dalam 8 besar. Hal tersebut didorong oleh lokasi dan proyek infrastruktur digital dan Palapa Ring di Paket Tengah.
"Ini bukti bahwa pemerataan infrastruktur harus kita dorong," tutup dia.
Lebih lanjut, Airlangga bilang, Indonesia juga membutuhkan talenta digital yang memadai untuk mendorong ekonomi digital lebih jauh lagi.
Dalam kaitannya dengan talenta digital, Provinsi Gorontalo menunjukkan perkembangan yang baik dengan naik 10 peringkat menjadi ke peringkat 20. Hal tersebut didorong dengan program lokal Remaja Cakap Digital oleh Diskominfo setempat.
Lebih lanjut, Airlangga mengatakan, Indonesia memiliki jumlah perusahaan rintisan atau startup terbanyak keenam di dunia. Dalam hal ini, Indonesia bahkan mengungguli Jerman.
"Jumlah startup kita di peringkat keenam secara global, bahkan kita lebih tinggi daripada Jerman. Jadi kita di ASEAN nomor satu. Singapura di peringkat ke-11," ujar dia.
#palapa-ring #ekonomi-digital #daya-saing-digital #infrastruktur-digital #keuangan-digital