Usai Pimpinan Hamas Ismail Haniyeh Terbunuh, Ketidakpastian di Timur Tengah Disebut Akan Meningkat

Usai Pimpinan Hamas Ismail Haniyeh Terbunuh, Ketidakpastian di Timur Tengah Disebut Akan Meningkat

Situasi Timur Tengah dianggap akan semakin tidak pasti lantaran kematian Ismail diduga akibat serangan Israel Halaman all

(Kompas.com) 01/08/24 17:21 12896861

JAKARTA, KOMPAS.com - Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana mengatakan, potensi perang Iran-Israel semakin besar setelah pimpinan Hamas, Ismail Haniyeh terbunuh di Iran, Rabu (31/7/2024).

Juwana mengatakan, situasi Timur Tengah semakin tidak pasti lantaran kematian Ismail diduga akibat serangan Israel.

"Jadi situasi di Timur Tengah itu ketidakpastian semakin tinggi. Karena Iran saat ini sudah ingin menyerang Israel, karena dugaan Israel berada di belakang ini," ujar Juwana saat dihubungi Kompas.com melalui telepon, Kamis (1/8/2024).

Juwana menyebut, yang mengkhawatirkan jika memang dugaan tersebut benar, maka Iran berhak melakukan serangan kepada Israel. Karena Israel melakukan pelanggaran terhadap kedaulatan Iran.

"Maka Iran punya basis untuk melakukan serangan," ucapnya.

Sedangkan Amerika Serikat, kata Juwana, akan mengalami dilema mendalam karena tidak bisa membela Israel secara terang-terangan.

Jika Amerika Serikat membela Israel, maka ada label negeri Paman Sam itu membela orang yang jelas-jelas menyalahi aturan.

"Tapi kalau AS membantu Israel dengan menyerang Iran, bukan tidak mungkin Rusia akan berada di belakang Iran. Saya yakin juga Turki akan berada di belakang Iran," ujarnya.

Sebagai informasi, pemimpin politik Hamas Ismail Haniyeh tewas pada Selasa (31/7/2024) dalam serangan Israel di Iran. Hal ini mengejutkan masyarakat internasional.

“Saudara, pemimpin, mujahid Ismail Haniyeh, kepala gerakan, tewas dalam serangan Zionis di markas besarnya di Teheran setelah dia berpartisipasi dalam pelantikan presiden baru (Iran),” kata Hamas dalam sebuah pernyataan dilansir AFP.

Garda Revolusi Iran pada Rabu juga mengeluarkan pernyataan terkait kematian Haniyeh.

Disebutkan, bahwa pemimpin Hamas Ismail Haniyeh terbunuh di Teheran bersama dengan salah satu pengawalnya.

“Kediaman Ismail Haniyeh, kepala kantor politik Perlawanan Islam Hamas, dihantam di Teheran, dan sebagai akibat dari insiden ini, dia dan salah satu pengawalnya menjadi martir,” ungkap mereka dalam sebuah pernyataan yang dilansir oleh situs berita Sepah milik Korps Garda Revolusi Iran.

#israel #hamas #hikmahanto-juwana #ismail-haniyeh

https://nasional.kompas.com/read/2024/08/01/17210681/usai-pimpinan-hamas-ismail-haniyeh-terbunuh-ketidakpastian-di-timur-tengah