Mahasiswa dari 5 Negara KKN di Pelosok Mojokerto, Begini Keseruannya
Mahasiswa dari berbagai negara mengikuti International Community Outreach Program (iCOP) atau KKN internasional yang digeral Petra Christian University (PCU). #publisherstory #beritaanaksurabaya
(Kumparan.com) 02/08/24 12:31 13001870
Mahasiswa dari berbagai negara mengikuti International Community Outreach Program (iCOP) atau KKN internasional yang digeral Petra Christian University (PCU). Para mahasiswa asing tersebut menjalani KKN di wilayah pelosok Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Kegiatan KKN internasional ini melibatkan 117 mahasiswa dari 5 negara antara lain Indonesia, Korea, Jepang, Belanda, dan Taiwan.
Kegiatan pada program iCOP PCU dilaksanakan sejak 14 Juli hingga 7 Agustus 2024. Para mahasiswa asing dan mahasiswa Indonesia saling berkolaborasi bersama warga setempat. Ini salah satunya terlihat di Desa Sumberpetung, di mana para peserta iCOP bersama dosen dan warga lokal saling bergotong royong membuat filter air.
Mahasiswa asal Jepang bernama Rikuto Mihara menyampaikan, proyek pembuatan filter air ini sangatlah menyenangkan baginya.
"Banyak pengalaman baru yang saya dapatkan, salah satunya seperti mengaduk (membuat semen), di Jepang saya tidak pernah mendapatkan pengalaman itu," ungkap Rikuto.
Begitu pula disampaikan temannya, mahasiswa asal Jepang lainnya bernama Hana Okayasu. Hana mengaku suka melihat pemandangan alam di Desa Sumberpetung.
"Anak-anak di sini juga sangat suka bermain di alam, saya melihatnya sangat luar biasa karena mereka (anak-anak) itu bisa sangat tertarik dengan alam di umur yang masih muda," tutur Hana.
Di satu sisi Hana mengaku khawatir mengenai isu sampah di kawasan Desa Sumberpetung ini.
"Saya harap ke depannya nanti akan ada truk sampah yang bisa mengambil sampah mereka dan melakukan prosedur pembuangan sampah yang lebih baik agar kesehatan masyarakat di desa ini bisa terjaga dari asap pembakaran sampah," harap Hana.
Sementara itu, mahasiswa asal Belanda bernama Tijl Olmo Riedjtik menuturkan, ia pertama kali ke Desa Sumberpetung ini dengan perjalanan yang cukup panjang namun Tijl mengaku suka berada di desa tersebut.
"Saat pertama kali saya ke sini budayanya terasa sangat berbeda dengan kampung halaman saya. Namun setelah beberapa hari, perbedaan budaya lebih terasa antara di Kota Surabaya dan di Kabupaten Mojokerto. Tapi saya suka, ini adalah hal baru bagi saya," tutur Tijl.
Menurut Tjil, warga lokal di Desa Sumberpetung sangatlah ramah. Ia mengaku banyak warga yang mengajak berfoto karena perawakannya bule dengan postur tubuh tinggi.
"Mereka juga sangat perhatian, saat saya sempat terluka mereka mengobatinya dengan sangat baik," imbuhnya.
Kesan menyenangkan juga disampaikan mahasiswa asal Taiwan bernama Chu Yun Ting. Pengalaman paling mengejutkan (culture shock), menurut Chu Yun Ting, adalah melihat warga lokal yang suka sekali dengan musik.
"Hampir semua rumah punya speaker dan setiap pagi sekali sekitar jam 6, mereka sudah memutar musik. Saya sendiri tinggal di salah satu rumah warga, saya tinggal bersama salah satu mahasiswa dari Indonesia," ungkap Chu Yun Ting.
Sementara itu Dr. Ir. Lintu Tulistyantoro, M.Ds., selaku Kepala PusatPusat Pengabdian kepada Masyarakat PCU mengungkapkan, kegiatan KKN internasional ini mengangkat tema “Transform Society”, yang merupakan program dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) PCU dan menjadi agenda tahunan.
“Proyek-proyek yang dilakukan dalam iCOP ini bukan proyek temporer, tapi proyek yang berkelanjutan. Tujuannya untuk mentransformasi masyarakat agar lebih sejahtera,” ujar Lintu.
Lintu berharap melalui kegiatan ini, terjalin kerja sama yang baik antara mahasiswa, dosen, masyarakat, dan pemerintah lokal dalam mengembangkan kawasan desa menuju masyarakat yang mandiri dan berdaya.
“Ada 27 mahasiswa Dongseo University (DSU)-Korea, 44 mahasiswa PCU-Surabaya, 19 mahasiswa Inholland Hogeschool-Belanda, 13 mahasiswa International Christian University-Jepang, empat mahasiswa Fu Jen Catholic University-Taiwan, dan 10 mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira)-Kupang,” rinci Lintu.
Total ada lima lokasi pelaksanaan program KKN internasional di kabupaten Mojokerto ini, di antaranya Dusun Sumberjati, Desa Sumberjati, Dusun Petung, Desa Sumberjati, Dusun Kesiman, Desa Rejosari, Dusun Lebaksari, Desa Rejosari, dan Desa JembulJembul