Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Penting untuk Tingkatkan Rasio Ekspor UMKM Halaman all
Kolaborasi dan pembinaan sumber daya manusia atau SDM menjadi kunci untuk mengerek rasio kontribusi UMKM terhadap ekspor nasional. Halaman all?page=all
(Kompas.com) 02/08/24 14:04 13045143
JAKARTA, KOMPAS.com – Kolaborasi dan pembinaan sumber daya manusia atau SDM menjadi kunci untuk mengerek rasio kontribusi UMKM terhadap ekspor nasional. Sinergi antara pemerintah dan swasta seperti yang dilakukan sangat relevan untuk meningkatkan ekspor UMKM.
Data Kementerian Koperasi dan UKM mencatat, kontribusi UMKM terhadap ekspor nasional masih jauh tertinggal dibandingkan negara tetangga di ASEAN. Rasio kontribusi UMKM terhadap ekspor Indonesia baru sekitar 15,7 persen, lebih rendah dibandingkan Thailand 28,7 persen, Vietnam 20 persen, dan Malaysia 17,3 persen.
Padahal, Indonesia menempati posisi pertama dalam hal jumlah pelaku UMKM yakni mencapai sekitar 66 juta pada akhir 2023. UMKM juga menopang perekonomian nasional berkat kontribusi 60,51 persen terhadap PDB nasional dan menyerap hampir 97 persen tenaga kerja nasional.
SHUTTERSTOCK/ARIEF BUDI KUSUMA Ilustrasi UMKM kuliner.Staf Ahli Bidang Konektivitas, Pengembangan Jasa, dan Sumber Daya Alam Kemenko Perekonomian, Musdhalifah Machmud mengatakan, UMKM menjadi mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia.
"Pemerintah ingin jumlah dan kualitas UMKM nasional terus meningkat setiap tahun. Untuk itu pemerintah telah menghadirkan sejumlah insentif aturan seperti kemudahan berusaha untuk membantu UMKM," ujar Musdhalifah dalam keterangan tertulis, Jumat (2/8/2024).
Menurutnya, kemitraan antara stakeholder seperti pemerintah, Kadin dan swasta sangat penting untuk mengakselerasi kapasitas UMKM hingga bisa ekspor. Ini sudah dilakukan salah satunya oleh PT HM Sampoerna Tbk (HMSP).
"UMKM juga harus tidak boleh berhenti belajar. Kemauannya harus kuat dan mari manfaatkan berbagai insentif dari pemerintah untuk meningkatkan daya saing UMKM kita," ungkap dia.
Sejalan dengan rasio kontribusi UMKM terhadap ekspor yang rendah, imbuh Musdhalifah, jumlah UMKM yang terlibat dalam rantai pasok global juga sangat kecil yakni hanya 4 persen. Rasio itu jauh tertinggal dibandingkan Malaysia yang sudah mencapai 46 persen ataupun Vietnam 26 persen.
#ekspor #sampoerna #src #umkm #pertumbuhan-ekonomi-indonesia