[POPULER JABODETABEK] Dalih Khilaf Meita Irianty Usai Aniaya Balita dan Bayi | Tuduhan Monopoli Kendaraan JakLingko yang Seret Nama Anggota DPRD DKI
Sederet berita di kanal megapolitan Kompas.com menjadi terpopuler . Salah satunya berupa alasan pemilik daycare di Depok terkait penganiayaan. Halaman all
(Kompas.com) 03/08/24 04:31 13084555
JAKARTA, KOMPAS.com - Artikel tentang dalih khilaf Meita Irianty usai aniaya balita dan bayi yang Dipercayakan kepadanya menjadi berita populer Jabodetabek pada Jumat (2/8/2024).
Kemudian, artikel tentang kreator konten membuat video kelebihan bayar Rp 3,5 juta di warteg juga menjadi perhatian dan ramai dibaca.
Sementara itu, berita mengenai tuduhan monopoli kendaraan JakLingko yang menyeret nama anggota DPRD DKI Jakarta juga banyak dibaca oleh pembaca Kompas.com.
Ketiga berita di atas merupakan deretan berita populer Jabodetabek, berikut paparannya:
1. Dalih khilaf Meita Irianty usai aniaya balita yang dipercayakan kepadanya
Berbagai alasan dilontarkan Meita Irianty, pemilik Wensen School Indonesia di Depok, Jawa Barat, terkait penganiayaan terhadap balita berinisial MK (2) dan seorang bayi.
Kini, Meita telah ditangkap Polres Metro Depok setelah aksi kekerasan terhadap balita dan bayi itu terbongkar. Ia juga sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Penangkapan terhadap Meita setelah adanya laporan dari orangtua MK, Mirza Farhan Prasetyo. Dia tidak terima karena buah hatinya dipukul dan ditendang influencer parenting itu.
Setelah menganiaya dan berujung ditetapkan sebagai tersangka, kini Meita justru mengaku khilaf.
“Jadi, kalau motif sementara, kami sudah tanyakan, yang bersangkutan menyatakan khilaf,” ungkap Arya.
Baca selengkapnya di sini
2. Aksi kreator konten video kelebihan Bayar Rp 3,5 Juta di warteg disebut hoaks
Susilo Dwihatmo, pemilik Warteg Bahari Raya di kawasan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, mengatakan konten kreator TikTok @abdulahkamaly yang menunjukkan kelebihan bayar Rp 3,5 juta itu tidak benar atau hoaks.
Video yang menujukan kelebihan bayar itu sebelumnya beredar di media sosial setelah akun @surakartakita mengunggahnya hingga menjadi buah bibir para warganet.
Awalnya, Susilo tidak menanggapi dan menilai konten itu sebagai lucu-lucuan saja. Namun, seiring waktu berjalan, kecaman netizen muncul dan membuatnya panik.
"Kami sebenernya santai-santai saja tapi yang jadi masalah adalah ketika netizen minta spill wartegnya, alamatnya di mana dan berencana untuk menyerang warteg saya," ujar Susilo.
Dia juga sudah membuat video maaf dan berjanji akan menelusuri keuangan yang masuk. Tetapi, setelah satu jam mengecek, Susilo tidak menemukan transaksi tersebut.
Baca selengkapnya di sini
3. Tuduhan monopoli kendaraan JakLingko yang seret nama anggota DPRD DKI Jakarta
Polemik pengadaan kendaraan Mikrotrans JakLingko yang diduga mendiskriminasi kuota antar-operator menyeret nama anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta.
Pada Selasa (30/7/2024) lalu, para sopir JakLingko melakukan aksi demonstrasi di depan Balai Kota DKI Jakarta Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Para sopir JakLingko menyampaikan sejumlah tuntutan termasuk adanya dugaan menganakemaskan salah satu operator terkait pengadaan kuota kendaraan.
Mereka menilai, PT TransJakarta memonopoli dan tidak adil dalam memberikan kuota kendaraan kepada setiap operator. Totalnya, ada 11 operator Miktrotrans JakLingko di Jakarta.
Baca selengkapnya di sini.
#penganiayaan-di-daycare-depok #pemilik-daycare-ditangkap-polisi #meita-irianty-pemilik-daycare-depok #video-makan-di-warteg-rp-3 #5-juta #video-kelebihan-bayar-di-warteg-rp-3 #5-juta