BTN (BBTN) Bidik 84% Pangsa Pasar KPR Subsidi

BTN (BBTN) Bidik 84% Pangsa Pasar KPR Subsidi

Dirut BBTN menargetkan kurang lebih 84% dari market share KPR subsidi. Angka itu yang diakadkan kepada 430 ribu orang debitur - Halaman all

(InvestorID) 03/08/24 09:44 13107235

JAKARTA, investor.id – Direktur utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) atau BTN Nixon Napitupulu menargetkan kurang lebih 84% dari market share KPR subsidi. Angka itu yang diakadkan kepada 430 ribu orang debitur dari berbagai segmen.

“Segmen tersebut diantaranya prajurit TNI dan Polri, Pegawai Negeri Sipil, dan Pekerja sektor industri lainnya,” ungkap Nixon dalam keterangan pers, Sabtu (3/8/2024).  

Hal itu diungkapkan Nixon saat BTN menggelar akad massal yang diselenggarakan pada 31 Juli 2024 di perumahan Pesona Kahuripan 9. Acara ini dihadiri berbagai lapisan masyarakat dan didukung oleh Kementerian PUPR, Kementerian BUMN, BP Tapera, dan Gubernur Jawa Barat. Acara ini mengusung tema ‘Akad Massal KPR dan KUR BTN Untuk Pejuang Keluarga Indonesia.

Nixon menyampaikan acara tersebut dihadiri oleh 200 calon debitur baik KPR ataupun debitur KUR BTN. Para debitur tersebut terbagi kedalam 3 sektor, sebanyak 140 orang mengambil KPR Konvensional baik subsidi maupun non-subsidi, sebanyak 40 orang KPR Syariah subsidi dan nonsubsidi, dan KUR BTN sebanyak 20 orang.

Menariknya program kepemilikan rumah KPR saat ini diminati oleh kaum milenial. Tercatat sejak awal program diluncurkan higga Juni 2024 kaum milenial mendominasi akad transaksi kepemilikan KPR.

Khusus tahun 2020-2023 kaum milenial menyerap KPR subsidi sebanyak 425 ribu unit dengan akumulasi nilai 62 triliun Rupiah. “Kabar baik ini tentunya menjadi angin segar pemerintah sebagai penyanggah kabar bahwasannya milenial enggan untuk memiliki rumah di tahun yang akan datang,” tambahnya.

Peran Strategis

Menurut Nixon, BTN merupakan penyalur tangan pemerintah memiliki peran strategis dalam mewujudkan kebutuhan rumah, sejak 1976 hingga hari ini telah menyalurkan 5,2 juta unit rumah yang tersebar ke seluruh Indonesia. Terhitung dari 2015 hingga saat ini, telah terwujud 1,5 Juta unit KPR subsidi maupun nonsubsidi dengan anggaran Rp 3,5 triliun Rupiah.

BTN juga mengusahakan adanya fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) yang merupakan dukungan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk membantu membeli dan memiliki rumah sendiri.

Dikabarkan per-Agustus tahun ini kuota FLPP habis, dan BTN bersama Pemerintah akan mengusahakan ditambah mengingat pertengahan 2023 FLPP ditambah. Namun masih dikaji ulang oleh Kementerian Keuangan dan Kementerian PUPR tergantung besarnya nilai penerimaan Negara tahun ini. 

Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #btn #bbtn #kpr-subsidi #pangsa-pasar-kpr-subsidi #kuota-flpp #kuota-batubara #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/369033/btn-bbtn-bidik-84-pangsa-pasar-kpr-subsidi