Ketum GP Ansor: Siapa pun yang Demo PBNU Akan Berhadapan dengan Kami!
'Siapa pun yang demo depan PBNU, apa pun urusannya, maka akan berhadapan dengan kami,' kata Ketum GP Ansor Addin Jauharudin. Halaman all
(Kompas.com) 05/08/24 10:59 13361257
JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin meminta tak ada lagi pihak yang melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dihentikan.
Dia meminta aksi itu dihentikan agar marwah Nahdlatul Ulama tetap terjaga karena merupakan kantor yang banyak membesarkan para tokoh.
"Kemarin cukup yang terakhir, kita jaga Marwah NU. Ini adalah kantor kita semua. Dari sini kita dididik, dibesarkan hingga menjadi seperti ini," kata Addin dalam keterangan pers, Senin (5/8/2024).
Dia menilai, aksi terakhir kemarin sudah kelewat batas dan melanggar etika NU.
Selain itu, Addin juga meminta agar Barisan Serba Guna (Banser) GP Ansor bisa membantu pengamanan jika terjadi kembali aksi demonstrasi.
"Siapa pun yang demo depan PBNU, apa pun urusannya, maka akan berhadapan dengan kami," katanya.
Mantan Ketua Umum PB PMII dan Sekjen KNPI ini menegaskan bahwa gedung NU adalah gedung keramat, tempat para ulama berkhidmat.
"Wajib kita jaga. Ansor Banser akan siaga menunggu perintah ketua umum PBNU," tandasnya.
Sebelumnya, sejumlah orang yang mengatasnamakan Aliansi Santri Gus Dur menggelar demonstrasi di depan Gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jumat, 2 Agustus 2024.
Dalam aksi yang dipimpin koordinator aksi Muhammad Sholihin tersebut, para pedemo menuntut agar Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dan Sekretaris Jenderal PBNU H Saifullah Yusuf mundur dari jabatannya karena dianggap telah menyimpang dari tujuan besar PBNU.
Poster-poster yang dibawa di antaranya berbunyi, ’’Ketum PBNU dan Sekjen PBNU harus mundur.’’
#pbnu #gp-ansor #duduk-perkara-hubungan-pbnu-dan-pkb-panas #demo-di-kantor-pbnu