HK Garap Dua Proyek EPC, Ini Progres Terbarunya
Ini utamanya dalam mendukung beban puncak (Peak Load) lebih dari 200 BBTUD (Billion British Thermal Unit Per Day), khususnya di Jabodetabek. Halaman all
(Kompas.com) 05/08/24 15:00 13383840
JAKARTA, KOMPAS.com - Memasuki Kuartal III 2024, PT Hutama Karya (Persero) mencatatkan kemajuan signifikan dua proyek Engineering, Procurement & Construction (EPC) yang tengah
digarap.
Keduanya dalah EPC Talavera Project di Tuban, Jawa Timur, dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Muara Tawar di Bekasi, Jawa Barat.
EPC Talavera Project merupakan bagian dari Pabrik Semen untuk kegiatan muat semen hasil industri Pabrik Semen SBI.
Terletak di Desa Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Hutama Karya baru saja melakukan prosedur uji coba atau berthing test, Selasa (16/7/2024) lalu.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Hutama Karya Adjib Al Hakim menjelaskan, berthing test ini dilakukan dalam rangka uji coba sandar/lepas dan olah gerak kapal.
Tujuannya, memastikan kelayakan pengoperasian Terminal Khusus (Tersus) Industri Semen SBI, meninjau aspek kepelabuhan, keselamatan pelayaran, serta kelestarian lingkungan.
“Berthing test ini merupakan tahapan penting dalam penyelesaian pembangunan sebuah jetty. Ini juga menjadi bukti komitmen Hutama Karya dalam memastikan setiap proyek yang dilakukan telah memenuhi standar keselamatan yang tinggi,” ujar Adjib dalam rilis, Senin (5/8/2024).
Adjib menjelaskan, EPC Talavera Project yang digarap Hutama Karya sejak tahun 2022 adalah proyek milik unit usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk yakni PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI).
Proyek ini direncanakan mampu memperlancar kemudahan distribusi semen SBI ke seluruh Indonesia dan memenuhi permintaan pasar ekspor hingga 500.000 ton per tahun.
Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp 1,118 triliun ini terdiri dari tiga pekerjaan utama, yaitu perpanjangan jetty dengan kapasitas 50,000 Dead Weight Tonnage (DWT) yang sebelumnya 15,000 DWT.
Lalu, pekerjaan silo termasuk sistem feeding (blending silo 1 x 8,000 ton, clinker silo 1 x 15,000 ton, dan cement silo 2 x 18,000 ton), serta extraction atau sistem pengangkutan semen ke dermana (tube converyor 1,000 ton per hour).
“Saat ini, progres pekerjaan proyek tersebut sudah mencapai 87,2 persen secara keseluruhan," jelas Adjib.
Setelah tahap ini, selanjutnya akan memasuki instalasi peralatan dan bangunan pendukung utilitas yang siap untuk fase operasional.
Sementar PlTGU Muara Tawar atau dikenal dengan nama Muara Tawar Combined Cycle Power Plant Block 2,3 & 4 Add-on Project milik PT PLN Nusantara Power (PLN NP) ini progresnya tembus 99,48 persen dengan nilai kontrak Rp 2,043 triliun.
Berlokasi di Kecamatan Tarumajaya, Desa Segarajaya, Bekasi, Jawa Barat, proyek ini akan membawa peran strategis dalam memenuhi kebutuhan listrik di Pulau Jawa.
Ini utamanya dalam mendukung beban puncak (Peak Load) lebih dari 200 BBTUD (Billion British Thermal Unit Per Day), khususnya di Jabodetabek.
Pencapaian COD pada PLTGU Muara Tawar Block 3 adalah hasil kolaborasi dan dukungan
stakeholders yang terlibat mulai dari owner, konsultan, subkon, hingga pemerintah.
"PLTGU Muara Tawar Block 3 diharapkan tidak hanya memperkuat jaringan listrik di Jawa Barat dan sekitarnya, namun juga memberikan kontribusi signifikan dalam memenuhi kebutuhan listrik nasional," tuntas Adjib.
#pt-hutama-karya-persero #pltgu #epc-talavera-project #pltgu-muara-tawar #epc-talavera-hutama-karya #pembangkit-listrik-tenaga-gas-dan-uap-pltgu #pembangkit-listrik-tenaga-gas-dan-uap-pltgu-muar