2 Kali Diperiksa Bareskrim, Benny Rhamdani Masih Bungkam soal Sosok Mister T
Kepala BP2MI Benny Rhamdani kembali bungkam soal sosok T yang disebut menjadi pengendali judi online di Indonesia. Halaman all
(Kompas.com) 06/08/24 06:17 13470100
JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran (BP2MI) Benny Rhamdani masih bungkam soal sosok T yang disebut mengendalikan bisnis judi online di Indonesia.
Benny kembali diperiksa penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri usai mengungkap inisial T pada 25 Juli lalu. Ini merupakan pemeriksaan kedua yang dilakukan Bareskrim, usai sebelumnya Benny diperiksa pada 29 Juli.
Usai delapan jam diperiksa, Benny irit bicara soal materi pemeriksaan. Ia mengaku mendapat 64 pertanyaan dari penyidik, jauh lebih banyak dibandingkan pemeriksaan sebelumnya yang hanya mendapatkan 23 pertanyaan.
Pengacara Benny, Petrus Selestinus pun meminta agar Polri mengungkap sosok T tersebut.
"Soal inisial T itu tugas penyidik untuk memperjelas. Bukan tanggung jawab Benny. Karena disebut T itu artinya dia sosoknya siapa yang sebenernya belum jelas toh. Tugas polisi lah yang memperjelas," ujar Petrus Selestinus, usai pemeriksaan, Senin (5/8/2024).
Pada pemeriksaan sebelumnya, Benny mengklaim bahwa dirinya telah mengungkap sosok T ke penyidik. Namun, klaim itu dibantah Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro.
Menurut Djuhandani, Benny belum secara jelas menjawab sosok T saat diklarifikasi. Hal inilah yang kemudian membuat polisi perlu menjadwalkan ulang pemeriksaan kedua terhadap Benny.
"Iya, belum (soal pokok materi). Sudah kita tanyakan tapi belum menjawab secara jelas siapa (sosok T)," kata Djuhandhani saat dikonfirmasi.
Informasi sosok T dari orang meninggal
Menurut polisi, Benny mendapat informasi soal sosok T itu dari Kepala UPT BP2MI Serang Banten, Joko Purwanto yang saat ini sudah meninggal dunia.
“Karena yang bersangkutan yang menyampaikan inisial T itu ternyata juga enggak ada. Dari mana (sumbernya)? Dari Pak Joko Purwanto, Pak Joko Purwanto saat ini sudah meninggal,” kata Djuhandhani di Mabes Polri, Jakarta, Senin malam.
Mulanya, Benny mengaku mendapat informasi soal sosok T dari korban pekerja migran di Kamboja.
Namun pernyataan itu kemudian diralat saat menjalani pemeriksaan klarifikasi kedua.
"Sekarang diralat bahwa info itu didapat dari saudara Joko Purwanto yang kebetulan yang bersangkutan adalah Ketua BP2MI dari Serang dan saat ini sudah meninggal," ungkap Djuhandhani.
Polri tak temukan bukti terkait sosok T
Djuhandani menambahkan, dalam pemeriksaan kemarin, Benny juga tidak bisa menjawa secara jelas sosok T yang dimaksud. Sebaliknya, Benny justru meminta Polri bisa mengungkap sosok T tersebut.
"Kemudian kami pertanyakan terkait inisial T yang bersangkutan tidak bisa menjawab siapa itu Mister T. Kemudian yang bersangkutan hanya menyampaikan informasi, semoga itu bisa diungkap oleh Polri siapa inisial T itu saja," ujarnya.
Setelah dua kali memeriksa Benny terkait sosok T, Djuhandhani pun mengatakan pihaknya tidak menemukan bukti apapun.
Djuhandhani mengatakan pihaknya akan melakukan kajian dan analisa lebih lanjut untuk menentukan langkah penyelidikan selanjutnya.
“Tidak ada bukti bahkan inisial T pun tidak bisa disebutkan oleh yang bersangkutan,” kata Djuhandhani.