Sejarah dan Bisnis Volex Milik Nat Rothschild yang Buka Pabrik di Batam

Sejarah dan Bisnis Volex Milik Nat Rothschild yang Buka Pabrik di Batam

Menteri Pertahanan RI yang juga Presiden Indonesia terpilih, Prabowo Subianto mendatangi pembukaan pabrik PT Volex Indonesia di Batam. Halaman all

(Kompas.com) 07/08/24 06:00 13604054

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan RI yang juga Presiden Indonesia terpilih, Prabowo Subianto mendatangi pembukaan pabrik PT Volex Indonesia di Batam, Kepulauan Riau, Minggu (4/8/2024).

Dalam acara tersebut, Prabowo didampingi adiknya, Hashim Djojohadikusumo dan bertemu dengan Direktur Eksekutif Volex Global, Nathaniel “Nat” Victor James Rothschild.

Nah, bagaimana sejarah dan apa bisnis Volex milik Nat Rothschild yang mengekspansi pabriknya di Batam?

PARTAHI FERNANDO WILBERT SIRAIT Kepala BP Batam, Muhammad Rudi bersama Nathaniel Philip Victor James Rothschild pemilik PT Volex Indonesia yang baru saja membuka pabrik ketiga di Batam

Dikutip dari laman resminya, Rabu (7/8/2024), Volex adalah perusahaan yang berfokus pada pembuatan produk kelistrikan. Volex awalnya bernama Ward & Goldstone, didirikan sekitar tahun 1892 dan bernama Ward & Goldstone pada tahun 1919.

Pada tahun 1922, perusahaan ini memiliki 850 orang karyawan dan memproduksi dan/atau menjual berbagai macam produk listrik, termasuk lampu, obor, kumparan medis, ketel listrik, baterai, dinamo, dan telepon, serta perangkat telegrafi nirkabel.

Sejak tahun 1910, Ward & Goldstone mulai menggunakan nama merek Volex untuk memasarkan baterai.

Selama Perang Dunia II, perusahaan memasok produk komunikasi radio untuk militer Inggris, khususnya kabel yang digunakan dalam pesawat angkatan udara Inggris.

Pada tahun 1984 Ward & Goldstone berubah nama menjadi Volex Group Plc dan mulai menggunakan nama merek Volex untuk sebagian besar operasi individualnya, yang kemudian menjadi Volex Plc pada tahun 2011.

Dok. SHUTTERSTOCK Ilustrasi kabel instalasi listrik.

Pada tahun 2000, meskipun kantor pusat tetap berada di Warrington, di Inggris barat laut, dan beberapa produksi masih berlangsung di Inggris, Volex telah berkembang menjadi perusahaan internasional, dengan tidak hanya operasi penjualan tetapi juga beberapa lokasi produksi di seluruh dunia.

Aktivitas manufaktur Volex sepenuhnya dilakukan di luar Inggris. Volex memiliki lokasi pabrik di Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa, dan Asia.

Pada tahun 2009, Volex plc memindahkan kantor pusatnya ke London, tempat kantor tersebut bertahan selama 10 tahun berikutnya. Pada April 2020, kantor pusat dipindahkan ke Basingstoke.

Volex memiliki 28 pabrik di 25 negara dan 14.000 karyawan. Di Asia, pabrik Volex antara lain di China, Vietnam, dan Indonesia, pun anak usahanya memiliki pabrik di India.

Produk Volex antara lain kabel daya listrik, colokan, konektor, dan stopkontak. Produk kabel daya Volex dijual kepada produsen untuk berbagai macam aplikasi perangkat, peralatan, dan perkakas listrik dan elektronik.

Volex pun diketahui memproduksi ragam produk pengisian daya kendaraan listrik, seperti kabel dan charger.

#batam #nat-rothschild #volex #volex-indonesia

https://money.kompas.com/read/2024/08/07/060000226/sejarah-dan-bisnis-volex-milik-nat-rothschild-yang-buka-pabrik-di-batam