Sejarah dan Bisnis Volex Milik Nat Rothschild yang Buka Pabrik di Batam
Menteri Pertahanan RI yang juga Presiden Indonesia terpilih, Prabowo Subianto mendatangi pembukaan pabrik PT Volex Indonesia di Batam.
(Kompas.com) 07/08/24 06:00 13631826
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan RI yang juga Presiden Indonesia terpilih, Prabowo Subianto mendatangi pembukaan pabrik PT Volex Indonesia di Batam, Kepulauan Riau, Minggu (4/8/2024).
Dalam acara tersebut, Prabowo didampingi adiknya, Hashim Djojohadikusumo dan bertemu dengan Direktur Eksekutif Volex Global, Nathaniel “Nat” Victor James Rothschild.
Nah, bagaimana sejarah dan apa bisnis Volex milik Nat Rothschild yang mengekspansi pabriknya di Batam?
PARTAHI FERNANDO WILBERT SIRAIT Kepala BP Batam, Muhammad Rudi bersama Nathaniel Philip Victor James Rothschild pemilik PT Volex Indonesia yang baru saja membuka pabrik ketiga di BatamDikutip dari laman resminya, Rabu (7/8/2024), Volex adalah perusahaan yang berfokus pada pembuatan produk kelistrikan. Volex awalnya bernama Ward & Goldstone, didirikan sekitar tahun 1892 dan bernama Ward & Goldstone pada tahun 1919.
Pada tahun 1922, perusahaan ini memiliki 850 orang karyawan dan memproduksi dan/atau menjual berbagai macam produk listrik, termasuk lampu, obor, kumparan medis, ketel listrik, baterai, dinamo, dan telepon, serta perangkat telegrafi nirkabel.
Sejak tahun 1910, Ward & Goldstone mulai menggunakan nama merek Volex untuk memasarkan baterai.
Selama Perang Dunia II, perusahaan memasok produk komunikasi radio untuk militer Inggris, khususnya kabel yang digunakan dalam pesawat angkatan udara Inggris.
Pada tahun 1984 Ward & Goldstone berubah nama menjadi Volex Group Plc dan mulai menggunakan nama merek Volex untuk sebagian besar operasi individualnya, yang kemudian menjadi Volex Plc pada tahun 2011.