Kabupaten Sitaro Raih Kehormatan, Terima Duplikat Bendera Pusaka dari BPIP - kumparan.com
Penjabat Bupati Sitaro, Joi Oroh, menerima duplikat Bendera Pusaka dari BPIP, yang nantinya akan dikibarkan pada upacara peringatan HUT ke-79 RI di Sitaro. #publisherstory #manadobacirita
(Kumparan.com) 07/08/24 13:43 13652722
JAKARTA -Kabupaten Sitaro di Sulawesi Utara (Sulut), meraih kehormatan di momen HUT ke-79 RI. Daerah kepulauan tersebut kini memiliki duplikat Bendera Pusaka dari Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Rabu (7/8) hari ini.
Bendera Pusaka yang diserahkan Sekretaris Dewan Pengarah BPIP RI, Mayor Jenderal (Purn) Wisnu Bawa Tanayaini, diterima langsung oleh Penjabat Bupati Sitaro, Joi Eltiano B Oroh didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sitaro, Gandawari L Mulalinda.
Kepada wartawan, Penjabat Bupati mengatakan jika penerimaan duplikat bendera pusaka ini adalah kehormatan besar bagi Kabupaten Sitaro, sekaligus momen bersejarah bagi daerah.
Joi memastikan, akan menjaga duplikat Bendera Pusaka itu dengan baik. Karena bendera ini menurutnya sebagai simbol semangat untuk membangun bangsa dan negara terlebih Kabupaten Sitaro yang lebih baik dan ramah lingkungan, dengan landasan semangat kemerdekaan dan Pancasila.
"Duplikat Bendera Pusaka ini akan dikibarkan pertama kalinya di Kabupaten Sitaro pada upacara Peringatan HUT ke-79 RI. Dan selanjutnya akan dikibarkan setiap tahunnya pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila dan upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI," kata Joi.
Selain bendera pusaka, Kabupaten Sitaro juga menerima salinan teks Proklamasi, teks pidato Pancasila 1 Juni 1945, dan buku teks utama pendidikan Pancasila.
Sementara itu Kepala Kesbangpol Sitaro, Gandawari L Mulalinda, menjelaskan bahwa penyerahan duplikat Bendera Pusaka ini merupakan amanat dari Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka.
"BPIP RI bertugas membuat dan mendistribusikan Duplikat Bendera Pusaka kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan perwakilan Republik Indonesia di luar negeri serta lembaga lainnya," kata Gandawari.
Kepala BPIP Prof Drs KH H Yudian Wahyudi, MA PhD, dalam arahannya menyampaikan, jika duplikat Bendera Pusaka ini adalah simbol penting bagi bangsa dan negara.
"Ini merupakan simbol penting bagi kita semua untuk menjaga dan menghormati sejarah serta semangat kemerdekaan Indonesia," kata Wahyudi.
Kepala Bidang Bina Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Kesbangpol Sitaro, Fitria Onthoni menambahkan, jika pada prosesi penyerahan duplikat Bendera Pusaka tersebut juga dimeriahkan dengan penampilan beragam kesenian daerah.
"Di mana ini memperlihatkan kekayaan kebudayaan dan kearifan lokal yang dimiliki daerah," kata Fitria kembali.
Franky Salindeho