6 Multifinance Diakuisisi Investor Asing
Sejumlah multifinance yang dimaksud diakuisisi oleh investor asing dari Korea Selatan, Hong Kong, dan Jepang. - Halaman all
(InvestorID) 07/08/24 19:51 13683174
JAKARTA, investor.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan terdapat sebanyak enam perusahaan pembiayaan atau multifinance yang tengah berproses hingga telah merampungkan akuisisi. Sejumlah multifinance yang dimaksud diakuisisi oleh investor asing dari Korea Selatan, Hong Kong, dan Jepang.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Agusman menerangkan, dari enam perusahaan multifinance yang dimaksud, empat perusahaan telah melaporkan realisasi akuisisi oleh asing, 1 perusahaan dalam proses akuisi oleh asing, dan 1 perusahaan sedang dalam proses persetujuan akuisisi oleh asing.
“Investor asing tersebut berasal dari Korea Selatan, Hong Kong, dan Jepang. Akuisisi dilakukan antara lain untuk memperkuat permodalan dan ekspansi bisnis,” urai Agusman melalui keterengan tertulis kepada wartawan, dikutip Rabu (7/8/2024).
Namun demikian, Agusman tidak secara gamblang mengungkapkan nama-nama entitas multifinance yang dimaksud. Di sisi lain, ia mengungkapkan bahwa industri multifinance dalam negeri punya kinerja yang prospektif di masa mendatang.
Sebagai gambaran, di tengah industri otomotif yang sedang lesu, penyaluran pembiayaan kendaraan bermotor per Juni 2024 masih bisa meningkat 11,91% year on year (yoy) menjadi Rp 402,43 triliun. “Hal ini menunjukkan penyaluran pembiayaan masih tetap tumbuh positif di tengah penurunan penjualan kendaraan bermotor,” kata dia.
Dari kinerja pembiayaan kendaraan bermotor tersebut, piutang pembiayaan dari multifinance juga masih tumbuh tinggi yakni 10,72% (yoy) menjadi Rp 492,17 triliun pada Juni 2024. Dengan melihat tren pembiayaan sampai dengan paruh pertama tahun ini, OJK masih menargetkan piutang pembiayaan dapat tumbuh 10-12% hingga akhir tahun 2024.
Kendati begitu, OJK turut mendeteksi penurunan indikator profitabilitas dari sejumlah perusahaan multifinance. Piutang pembiayaan yang tumbuh sampai 10% itu juga relatif melambat dibandingkan beberapa bulan sebelumnya.
Dalam hal ini, OJK mendorong multifinance untuk mulai mempertimbangkan diversifikasi penyaluran objek pembiayaan baru. Misalnya dengan manyasar jenis pembiayaan produktif, baik pembiayaan investasi maupun pembiayaan modal kerja kepada UMK, sebagai respons dan antisipasi menurunnya kinerja penjualan kendaraan bermotor di dalam negeri.
Editor: Prisma Ardianto (redaksi@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #multifinance #akuisisi-multifinance #investor-asing-multifinance #perusahaan-pembiayaan #pembiayaan-multifinance #pembiayaan-kendaraan-bermotor #ojk #berita-ekonomi-te
https://investor.id/finance/369436/6-multifinance-diakuisisi-investor-asing