Heru Budi: Tinggal Tunggu Waktu Jakarta Tak Lagi Ibu Kota, Masyarakat Harus Berbenah
Heru mengaku telah mengingatkan jajarannya agar memajukan Jakarta menjadi kota yang mandiri setelah lepas dari status ibu kota. Halaman all
(Kompas.com) 08/08/24 06:03 13742248
JAKARTA, KOMPAS.com - Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono mengingatkan masyarakat Jakarta untuk berbenah diri. Sebab, sebentar lagi, Jakarta resmi kehilangan status sebagai ibu kota dan berubah menjadi kota global.
Hal itu dikatakan Heru dalam acara Jakarta International Investment, Trade, Tourism and SME Expo (JITEX) 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Rabu (7/8/2024).
"Cepat atau lambat tinggal menunggu waktu. Nama akan berubah jadi Daerah Khusus Jakarta. Maka, kita semua, masyarakat harus berbenah diri," ujar Heru dalam sambutannya di acara tersebut.
Heru mengaku telah mengingatkan jajarannya agar memajukan Jakarta menjadi kota yang mandiri setelah lepas dari status ibu kota.
"Jadi kami sudah sampaikan bahwa Jakarta harus mandiri supaya kita bisa menjalankan roda perekonomian, jadi namanya Daerah Khusus Jakarta (DKJ)," imbuh dia.
Menurut Heru, salah satu upaya memajukan perekonomian Jakarta dapat dilakukan dengan membeli produk-produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Karena produk UMKM kita tidak kalah bagus kualitasnya. Maka dengan JITEX ini bisa bertambah, bisa (dikenal) mancanegara," ucap dia.
Heru mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) berkomitmen memajukan perekonomian Jakarta, salah satunya dengan mengembangkan UMKM.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo menuturkan, Jakarta memiliki potensi untuk dikenal masyarakat internasional.
"DKI Jakarta punya banyak aset yang bisa dikembangkan. Masih banyak aset yang tidur dan tentunya dari pemprov belum sampai menggali ke situ," imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, ibu kota negara akan berpindah dari Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.
Pemindahan ibu kota ke IKN masih menunggu Keputusan Presiden (Keppres). Presiden Joko Widodo mengatakan, Keppres tersebut bergantung pada situasi pembangunan IKN.