Menteri PUPR Ungkap Jepang dan China Siap Jadi Investor di IKN, Garap Sektor Properti
Kepala Otorita IKN mengeklaim China dan Jepang siap jadi investor IKN di sektor properti. Halaman all
(Kompas.com) 08/08/24 12:03 13775229
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, setidaknya terdapat 60 investor yang siap mengeksekusi investasinya di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
Plt Kepala Otorita IKN (OIKN) ini mengungkapkan, dua di antaranya berasal dari luar negeri, yakni China dan Jepang.
"Yang kemarin sudah groundbreaking (peletakan batu pertama) kan 45 (proyek), sisanya nanti siang saya akan undang lagi yang sudah dievaluasi yang sedang proses ada 60-an. Ini akan kita coba percepat lagi," kata Basuki di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Kamis (8/8/2024).
"Ada dua dari luar negeri. Yang masdar (dari UEA) belum, tapi kalau yang dua itu (dari) China dan dari Jepang," imbuh Basuki.
Adapun, 60 investor itu merupakan investor potensial yang sudah menyampaikan minat melalui surat minat investasi/letter of intent (LoI).
Basuki bilang, setidaknya, ada sekitar 423 LoI yang telah diterima pemerintah. Namun, tidak semua pihak yang menyatakan minat investasi tersebut layak dikategorikan sebagai investor.
Berdasarkan evaluasi sebelumnya, hanya ada sekitar 220 LoI yang layak disebut sebagai investor.
"Ini saya hanya melanjutkan menurut evaluasi sebelumnya, hanya 220-an yang layak disebut sebagai investor. Karena yang lainnya ada kontraktor, ada konsultan, ada supplier. Itu saya minta dijawab supaya mereka enggak digantungkan, tapi dijawab," tutur Basuki.
Lebih lanjut Basuki menjelaskan, Jepang dan China bakal membangun proyek perumahan dan properti.
"(Sektornya) Rumah. Dari properti. Jadi bukan hanya perumahan, ada hotel, ada kantor," jelas Basuki.
#basuki-hadimoeljono #ikn #investor-ikn-nusantara #investor-ikn #ibu-kota-nusantara