Kendaraan HUT RI di IKN Masih Pakai Bensin, Kemensetneg: Masa Peralihan...
Pemerintah beralasan, tak menggunakan kendaraan listrik saat upacara HUT Kemerdekaan RI di Ibu Kota Nusantara karena masih masa peralihan. Halaman all
(Kompas.com) 08/08/24 12:52 13781136
JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) Setya Utama buka suara alasan pemerintah masih menggunakan kendaraan berbahan bakar fosil saat upacara HUT Kemerdekaan RI di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur pada 17 Agustus 2024.
Padahal berdasarkan rencana, IKN akan menjadi kota hijau dengan kendaraan listrik.
Setya menuturkan, ada ketentuan peralihan sehingga penggunaan kendaraan berbahan bakar bensin tetap digunakan hingga saat ini.
"Jadi itu masih masa peralihan," kata Setya di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Kamis (8/8/2024).
Diketahui, IKN merupakan proyek jangka panjang yang memerlukan waktu belasan hingga puluhan tahun.
Setya menuturkan, pemakaian kendaraan nonlistrik juga dilakukan karena jumlah kendaraan listrik yang masih terbatas.
"Baca UU tentang IKN di peralihan, ya. Jadi masih ada waktu sekarang untuk pakai mobil combustion (pembakaran) karena ketercukupan (moda) juga," ucap dia.
Sebelumnya diberitakan, pemerintah bakal menyewa kendaraan untuk kebutuhan wara-wiri dan logistik di Ibu Kota Nusantara pada perayaan 17 Agustus 2024.
"Tentu saja diperlukan juga kendaraan operasional untuk wara-wiri dan logistik seperti truk dan mobil box barang. Total semua itu, hanya seratusan unit," kata Setya Utama kepada Kompas.com, Rabu (7/8/2024).
Panitia pelaksana pun menyediakan transportasi berupa bus yang bisa digunakan.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Risyapudin Nursin menuturkan, pihaknya menyediakan 97 bus fossil yang bakal beroperasi di IKN pada 10-18 Agustus 2024.
"Kami mengecek kesiapan moda transportasi yang akan digunakan saat nanti peringatan upacara 17 agustus 2024 di IKN. Pada momen ini, Ditjen Hubdat turut serta mendukung dengan penyediaan 97 Bus Fossil yang rencananya akan beroperasi dari tanggal 10 sampai 18 Agustus 2024," ungkap Dirjen Risyapudin dalam siaran pers.
Ia menambahkan dukungan tersebut sudah termasuk pengemudi, bahan bakar, dan pelaksanaan rampcheck.
Armada bus tersebut akan dikirimkan secara bertahap mulai tanggal 8 Agustus 2024 dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju ke Pelabuhan Semayang Balikpapan.
Nantinya bus ini akan melayani tamu undangan umum di luar dari tamu VVIP dan beroperasi dengan sistem shuttle di area Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN serta sebagai angkutan antar jemput bandara menuju hotel.
#ikn #ibu-kota-nusantara #istana-sewa-ratusan-kendaraan-untuk-upacara-ikn #anggaran-penyelenggaraan-upacara-kemerdekaan