BI: Jakarta Deflasi -0,06 Persen, Harga Bawang Merah Turun, tapi Cabai Rawit Meroket
Penurunan harga sejumlah komoditas menjadi penyumbang deflasi di Jakarta. Halaman all
(Kompas.com) 08/08/24 16:13 13799179
JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) melaporkan, Jakarta mengalami deflasi -0,06 persen pada Juli 2024.
"Pada Juli 2024, Jakarta mengalami deflasi -0,06 persen setelah sebelumnya mencatat inflasi 0,12 persen," ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, Ariyana Abubakar saat konferensi pers di kawasan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (8/8/2024).
Penurunan harga sejumlah komoditas menjadi penyumbang deflasi di Jakarta. Beberapa komoditas ini antara lain, daging ayam ras, cabai merah, tomat, bawang merah, dan bawang putih.
Harga bawang merah pada Juli 2024 mengalami penurunan hingga 25,13 persen. Penurunan ini terjadi karena adanya peningkatan pasokan dari wilayah sentra atau daerah yang memproduksi komoditas.
Selain itu, harga daging ayam ras juga turun sekitar 2,11 persen jika dibandingkan dengan harga bulan lalu.
Namun, ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan pada 2024, salah satunya cabai rawit.
"Cabai rawit menahan deflasi lebih lanjut dan mengalami peningkatan harga 32,08 persen," lanjut Ariyana.
Kenaikan harga cabai rawit ini cukup drastis karena baru memasuki musim tanam. Selain itu, beberapa wilayah produsen cabai rawit diserang hama.
"Pertumbuhan ekonomi Jakarta pada triwulan III Jakarta diperkirakan masih akan tumbuh kuat. Terutama, ditopang oleh masih kuatnya permintaan domestik dan meningkatnya kinerja investasi serta berlanjutnya perbaikan ekspor," tutur Ariyana lagi.