Perbandingan Perkembangan Embrio dari Hewan Amniotik dan Mamalia Berplasenta - kumparan.com

Perbandingan Perkembangan Embrio dari Hewan Amniotik dan Mamalia Berplasenta - kumparan.com

Bandingkanlah perkembangan embrio dari hewan yang memiliki telur amniotik dengan hewan mamalia berplasenta! Cari tahu jawabannya di artikel ini.

(Kumparan.com) 08/08/24 20:00 13824084

Pada pelajaran IPA kelas 9 SMP terdapat soal “bandingkanlah perkembangan embrio dari hewan yang memiliki telur amniotik dengan hewan mamalia berplasenta”. Dalam materi tersebut, siswa akan mempelajari mengenai pertumbuhan dan perkembangan hewan.

Materi tentang pertumbuhan dan perkembangan hewan cukup sulit untuk dihafal. Sebab, ada banyak materi yang harus dimengerti. Oleh karena itu, siswa dianjurkan untuk banyak belajar dan mengerjakan soal.

Pada pelajaran IPA kelas 9 Kurikulum Merdeka, siswa akan dihadapkan dengan banyak materi. Salah satunya adalah materi mengenai pertumbuhan dan perkembangan hewan.

Materi tersebut berisi mengenai penjelasan tentang perkembangan hewan amfibi, mamalia, dan lain sebagainya. Setelah mempelajari materi tersebut, siswa biasanya akan diberikan tugas untuk mengisi beberapa soal.

Salah satu soal yang harus dijawab dengan tepat adalah “bandingkanlah perkembangan embrio dari hewan yang memiliki telur amniotik dengan hewan mamalia berplasenta“. Sebelum menjawab soal tersebut, siswa harus memahami arti dari embrio.

Dikutip dari buku Embriologi-Teratologi: Teori dan praktik. Kaspul (2020), embrio adalah suatu tingkatan perkembangan yang masih awal pada hewan sebelum bentuk, struktur, ataupun fungsinya tetap.

Embrio pada mamalia dan amniotik sangat berbeda. embrio hewan yang memiliki telur amniotik berkembang di luar tubuh sang induk. Sedangkan embrio yang berkembang di hewan mamalia dengan plasenta berkembang di dalam tubuh induknya.

Amniota merupakan makhluk hidup bertulang punggung belakang atau vertebrata yang memiliki membran amniotik. Membran amniotik inilah yang memungkinkan pengendapan telur di lingkungan terestrial.

Karakteristik amniota adalah memiliki telur dengan membran amniotik. Membran amniotik ini berisi cairan ketuban yang menyediakan perlindungan mekanis.

Membran amniota ini juga memberikan lingkungan akuatik internal. Sehingga telur amniota dapat berkembang di daratan. Tidak seperti telur amfibi atau ikan yang harus berkembang di air.

Selain memiliki membran amniotik, telur amniotik juga memiliki cangkang yang keras. Selain keras, cangkang ini tahan terhadap air. Sehingga dapat memberikan perlindungan bagi embrio.

Hewan-hewan yang termasuk amniota sangat banyak. Adapun contoh hewan amniota sebagai berikut.

Demikian jawaban untuk soal “bandingkanlah perkembangan embrio dari hewan yang memiliki telur amniotik dengan hewan mamalia berplasenta”. Jadi perbedaannya adalah hewan dengan telur amniotik embrionya berkembang di luar induk. Sementara embrio hewan berplasenta berkembang di dalam induk.(FAR)

#hewan #telur #mamalia

https://kumparan.com/berita-terkini/perbandingan-perkembangan-embrio-dari-hewan-amniotik-dan-mamalia-berplasenta-23HrKHjY8JN