Menteri PUPR: Istana Wapres di IKN Dibangun Minggu Depan, Rampung Paling Cepat Setahun
Menteri Basuki Hadimuljono mengungkapkan, pembangunan Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN), akan dimulai minggu depan pada 12 Agustus Halaman all
(Kompas.com) 08/08/24 20:34 13826130
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan, pembangunan Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, akan dimulai minggu depan. Peletakan batu pertama (groundbreaking) dijadwalkan pada 12 Agustus 2024.
"Iya (Istana Wapres salah satunya yang akan groundbreaking)," kata Basuki di Jakarta Pusat, Kamis (8/8/2024).
Plt Kepala Otorita IKN (OIKN) tersebut menjelaskan, pembangunan Istana Wakil Presiden di ibu kota baru tersebut diperkirakan akan rampung dalam waktu satu tahun. "(Prosesnya) Setahun, setahun paling cepat setahun," ucap dia.
Selain Istana Wapres, Basuki juga menyebutkan, sejumlah proyek infrastruktur lainnya akan dimulai minggu depan. Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan berangkat ke IKN pada 11 Agustus 2024 untuk menghadiri peletakan batu pertama pembangunan proyek-proyek tersebut.
"Jadi pak Presiden kan di sana 11 (Agustus) sore sudah sampai sana. 12, 13, 14 (Agustus) kita kembali (ke Jakarta). Nah, di antara itu ada groundbreaking, hanya empat (groundbreaking)," jelas Basuki.
Sebelumnya diberitakan, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengungkapkan ada 4 hingga 5 perusahaan yang akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan alias groundbreaking di IKN. Adapun groundbreaking tahap tujuh ini akan dilaksanakan sebelum 17 Agustus 2024.
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Agung Wicaksono mengatakan, keempat perusahaan yang akan ikut groundbreaking IKN tahap 7, yaitu Royal Golden Eagle (RGE) milik konglomerat Sukanto Tanoto, Bank BCA, SwissBel Hotel, dan Intiland.
"Tentu tanggalnya nanti kita mengikuti bagaimana jadwal. Tapi sudah ada 4 sampai 5 perusahaan, yang sudah confirm insya Allah 4," ujarnya saat ditemui di Gedung Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (2/8/2024).
Sementara untuk Indogrosir, dia mengungkapkan, lahan yang sudah disediakan untuk Indogrosir bakal dipindahkan ke lokasi lain yang lebih jauh sehingga perlu dilakukan pengaturan kembali dengan konsorsium Indogrosir.
"Indogrosir masih kita atur sama konsorsiumnya. Karena mereka kan satu konsorsium," kata dia.