Tidak Terburu-buru, Ini Dia Progress Pembangunan IKN
Linimasa pembangunan IKN dibagi menjadi lima tahap.
(Republika) 09/08/24 09:11 13894827
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyampaikan perkembangan sejumlah bangunan di IKN pada Rabu (7/8/2024) kemarin. Kepala Satgas Pelaksanaan Pembangunan IKN Danis Sumadilaga menyampaikan, pembangunan IKN berjalan sesuai rencana tanpa terburu-buru.
"Semua sesuai kontrak, sesuai dengan rencana, sesuai dengan program," ujar Danis saat memberikan paparan saat temu Pemred media bersama Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Hadi Tjahjanto di IKN, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu (7/8/2024).
Pemerintah terus berkomitmen dalam menyiapkan berbagai sarana dan prasarana untuk pelaksanaan HUT RI ke-79 di IKN tersebut. Dari paparan yang diterima Republika progress pembangunan istana negara sudah 90,6 persen dan lapangan upacara juga siap dipergunakan.
Kemudian, sekretariat presiden dan bangunan pendukung sudah berjalan 95 persen, gedung Kementerian Sekertariat Negara pun sudah berjalan 86 persen.
Untuk hunian aparatur sipil negara (ASN) dari 47 tower hunian yang direncanakan, 12 tower sudah rampung pada Agustus 2024 dan akan digunakan untuk penginapan tamu saat perayaan HUT RI.
Ditargetkan pada Oktober nanti akan selesai 21 tower sesuai kontrak. Kemudian pada bulan November akan rampung pwmbangunan 47 tower.
Sementara pembangunan Bandara IKN dan jalan tol juga menjadi perhatian utama. Untuk pembangunan jalan tol IKN (1-3) seksi 3A sudah mencapai 81,8 persen, kemudian jalan tol IKN (2-3) seksi 3B sudah mencapai progress 93,8 persen dan pembangunan jalan tol (3-3) seksi 5A sudah berjalan hingga 89,8 persen.
"Kami betul-betul menjalankan sesuai kontrak. Tidak yang terburu-buru, tidak ada yang dikebut," tegas Danis.
Sebagai informasi, linimasa pembangunan IKN dibagi menjadi lima tahap. Untuk tahap pertama yakni 2022-2024 dengan agenda pemindahan tahap awal infrastuktur dasar yang utama selesai dibangun dan beroperasi seperti infrastruktur penyediaan air minum, ketenagalistrikan, TIK, pengelolaan persampahan, dan air limbah yang digunakan untuk penduduk pionir.
Kemudian juga membangun sarana utama seperti Istana Kepresidenan, perkantoran, dan perumahan. Adapun pada kurun waktu ini juga akan dilakukan) di KIPP pemindahan ASN tahap awal termasuk TNI, Polri, serta dilakukannya inisiasi sektor-sektor ekonomi prioritas.
Tahap kedua pembangunan....
Untuk tahap kedua pembangunan kurun waktu 2025-2029, ditargetkan membangun IKN sebagai area inti yang tangguh dengan fasilitas transportasi umum baik primer maupun sekunder sudah dapat digunakan. Adanya perluasan kawasan permukiman ASN dan TNI/Polri dan perkantoran pemerintahan pusat.
Pada tahap ini, proses pemindahan ASN diperkirakan dapat diselesaikan dan juga akan dilakukan pengembangan riset dan talenta serta universitas unggulan serta embangunan lanjutan dan pemeliharaan infrastruktur dasar.
Lanjut tahap 3 yakni kurun waktu 2030-2034 dengan agenda melanjutkan pembangunan IKN dengan lebih progresif. Seperti pengembangan kawasan industri dan sektor lain dalam klaster ekonomi superhub. Penguatan kota cerdas, pusat digital, serta pendidikan Abad ke-21 dan peningkatan investasi dan kapasitas produksi klaster ekonomi.
Pada tahap keempat dengan kurun waktu 2035-2039, agendanya adalah membangun seluruh infrastruktur & ekosistem tiga kota untuk percepatan pembangunan Kalimantan. Terakhir, tahap kelima dengan kurun waktu 2040-2045 adalah mengokohkan reputasi IKN sebagai “Kota Dunia untuk Semua”.
#ikn #progres-ikn #progres-pembangunan-ikn #ibu-kota-negara
https://ekonomi.republika.co.id/berita/shxi3g370/tidak-terburuburu-ini-dia-progress-pembangunan-ikn