Bank Mega Syariah Optimistis Pembiayaan Rumah Tumbuh Positif Tahun Ini

Bank Mega Syariah Optimistis Pembiayaan Rumah Tumbuh Positif Tahun Ini

Prospek pembiayaan rumah masih besar, didorong oleh minat investasi masyarakat dan tingginya backlog perumahan. Halaman all

(Kompas.com) 09/08/24 15:14 13922438

JAKARTA, KOMPAS.comPembiayaan rumah pada tahun 2024 menghadapi tantangan dengan tingginya suku bunga pinjaman yang mempengaruhi akses masyarakat terhadap Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Terlebih lagi, kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk tahun ini turun signifikan menjadi hanya 166.000 unit rumah subsidi dari 229.000 unit rumah subsidi pada tahun 2023.

Meski begitu, Consumer Financing Business Division Head Bank Mega Syariah Raksa Jatnika Budi menyatakan, pihaknya optimistis pembiayaan rumah dapat tumbuh positif hingga akhir tahun.

SHUTTERSTOCK/KUNLATHIDA6242 Ilustrasi KPR syariah.

Menurutnya, prospek pembiayaan rumah masih besar, didorong oleh minat investasi masyarakat dan tingginya backlog perumahan dibandingkan dengan jumlah Kepala Keluarga di Indonesia.

"Target pertumbuhan pembiayaan rumah hingga Desember 2024 adalah lebih dari 15 sampai 20 persen secara tahunan. Strategi yang digunakan untuk mencapai target tersebut meliputi pemilihan segmen nasabah yang tepat, percepatan proses layanan, penawaran harga spesial, dan program-program menarik lainnya," ujar Raksa dalam keterangan tertulis, Jumat (9/8/2024).

Hingga Juli 2024, outstanding pembiayaan rumah Bank Mega Syariah tumbuh 8,16 persen dibandingkan 2023. Selama tiga tahun terakhir (2021-2023), pembiayaan rumah tumbuh rata-rata 25 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

Bank Mega Syariah menawarkan produk Pembiayaan Pemilikan Rumah (PPR) seperti Flexi Home, yang memungkinkan nasabah untuk membeli rumah maupun apartemen dengan tenor hingga 20 tahun.

Pada tahun 2024, nasabah dapat menikmati harga spesial, diskon biaya administrasi, dan biaya-biaya yang dapat dipotong dari pencairan.

Bank Mega Syariah juga memudahkan masyarakat berpenghasilan rendah memiliki rumah melalui skema FLPP dengan produk Flexi Sejahtera. Pada Juli 2024, pembiayaan Flexi Sejahtera meningkat lebih dari 5 persen secara year to date (ytd) dan telah berkontribusi sekitar lebih dari 12 persen dari total volume pembiayaan rumah secara keseluruhan.

"Dengan berbagai inovasi dan strategi yang diterapkan, Bank Mega Syariah terus berkomitmen untuk menjadi pilihan utama masyarakat dalam pembiayaan pemilikan rumah, memberikan solusi yang menguntungkan, dan memudahkan nasabah dalam memiliki rumah impian mereka," ungkap Raksa.

PPR masih menjadi penopang utama pembiayaan konsumer Bank Mega Syariah, dengan total volume outstanding PPR mencapai lebih dari 61 persen dari total pembiayaan konsumer per Juli 2024.

Pembiayaan tanpa agunan (PTA) berkontribusi lebih dari 19 persen. Adapun sisanya berupa pembiayaan FLPP, pembiayaan kendaraan bermotor, dan pembiayaan multiguna.

#kpr #pembiayaan-rumah #flpp #bank-mega-syariah

https://money.kompas.com/read/2024/08/09/151400526/bank-mega-syariah-optimistis-pembiayaan-rumah-tumbuh-positif-tahun-ini