Wacana Munaslub Golkar Disebut Imbas Manuver Airlangga Hartarto Galang Dukungan ke DPD
Airlangga dituding telah melobi sejumlah pengurus DPD dan ormas Partai Golkar agar mendapat dukungan sebagai ketua umum periode berikutnya. Halaman all
(Kompas.com) 09/08/24 19:54 13949584
JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto disebut menjadi penyebab munculnya wacana musyawarah luar biasa (munaslub) Partai Golkar.
Airlangga dituding telah bermanuver dengan melobi sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar dan organisasi kemasyarakatan (ormas) Partai Golkar agar mendapat dukungan sebagai ketua umum periode berikutnya. Manuver tersebut disebut dilakukan Airlangga sejak Juni.
Anggota Dewan Pakar Partai Golkar Ridwan Hisjam menyebut manuver Airlangga tersebut membuat iklim di internal Partai Golkar menjadi memanas menjelang musyawarah nasional (munas).
"AH (Airlangga Hartarto) yang menggalang DPD-DPD (Golkar) lebih awal sejak Juni yang lalu sehingga membuat suasana menjadi menghangat. Kalau ada calon-calon lain ikut menggalang (munaslub), ini dampak AH yang memulai," ujar Ridwan, dikutip dari Kompas.id, Jumat (9/8/2024).
Ridwan menjelaskan bahwa DPD Partai Golkar, termasuk ormas milik Partai Golkar, dilarang menyampaikan pernyataan dukungan kepada siapa pun sebelum ada kepastian jadwal munas dari hasil rapat pimpinan nasional (rapimnas)
Karena itu, manuver Airlangga yang melobi DPD dan ormas Partai Golkar dianggap tidak tepat karena mencuri star sebelum munas digelar.
Ridwan juga merespons pembelaan Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar Luhut Binsar Pandjaitan yang mempertanyakan apa kesalahan Airlangga sehingga sejumlah pihak mendorong munaslub.
Ridwan mengungkapkan, ada tiga kelompok yang pertama kali menggulirkan wacana munaslub. Namun, Ridwan enggan membeberkan kelompok yang dimaksud, apakah berasal dari internal atau eksternal Partai Golkar.
Ridwan menyebut gejolak tersebut sebagai hal normal dan wajar dalam partai politik, termasuk Golkar.
"Saya tidak perlu sebutkan, tapi ada tiga kelompolah yang sedang bekerja (untuk mewujudkan munaslub)," ungkap dia.
Di sisi lain, Ridwan menggarisbawahi bahwa dirinya tidak terlibat dalam pihak-pihak yang menginginkan munaslub.
Sebelumnya, isu tentang Munaslub Golkar mengemuka setelah Luhut mengomentari hal tersebut.
Luhut mempertanyakan apa kesalahan Airlangga Hartarto sehingga ada pihak yang ingin menggelar Munaslub Golkar.
"Apa yang salah dengan Ketua Umum (Partai Golkar) Airlangga Hartarto? Saya di kabinet sama-sama dengan dia dan dia melaksanakan tugasnya dengan baik. Dan menurut saya, Golkar dalam kepemimpinan dia itu juga mencapai prestasi yang cukup baik. Kita semua harus kompak di Golkar ini," ujar Luhut dilansir dari pemberitaan Kompas.id.
Sementara itu, Airlangga membantah isu tentang akan digelarnya munaslub Partai Golkar.
Menurut dia, Partai Golkar akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) sesuai jadwal pada Desember 2024.
"Tidak ada, tidak ada (Munaslub). Munas bulan Desember," ujar Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Baca berita selengkapnya di Kompas.id dengan artikel berjudul: "Isu Munaslub Golkar Disebut Dipicu oleh Manuver Politik Airlangga Hartarto".
Berikut link artikelnya: https://www.kompas.id/baca/polhuk/2024/08/09/isu-munaslub-golkar-dipicu-manuver-politik-airlangga
#luhut-munaslub-golkar #munaslub-golkar #munaslub-partai-golkar #38-ketua-dpd-golkar-tolak-munaslub