PDI-P Terima Laporan Upaya "Penjegalan", Anies: "I feel you", Pak Hasto
Kepada awak media, Anies mengaku, merasakan hal serupa seperti laporan yang diterima Hasto. Halaman all
(Kompas.com) 09/08/24 20:40 13954907
JAKARTA, KOMPAS.com - Bakal calon gubernur Jakarta Anies Baswedan mengaku memahami apa yang dimaksud Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto terkait dugaan ‘penjegalan’ pencalonannya sebagai calon gubernur di Pilkada Jakarta 2024.
Kepada awak media, Anies mengaku, merasakan hal serupa seperti laporan yang diterima Hasto.
“Ya, saya sudah dengar komentarnya Pak Sekjen PDIP, I feel you, Pak Hasto,” ujar dia usai blusukan di Taman Kota, Kembangan Utara, Jakarta Barat, Jumat (9/8/2024).
Komentar ini berbanding terbalik dengan respons Anies ketika ditanya isu serupa kemarin, Kamis (8/8/2024).
Usai blusukan di Kampung Elektro, Penjaringan, Jakarta Utara, Anies justru menjawab pertanyaan awak media dengan tak serius.
Ia berkelakar bahwa dirinya tak merasa dijegal lantaran selama berjalan kaki mendapatkan banyak sambutan dari warga.
“Alhamdulillah saya jalan-jalan di kampung tidak ada yang jegal tuh. Di kampung tadi (Kampung Elektro), ketika saya jalan ada yang sorak-sorai, suasananya gegap gempita dan ceria,” ungkap dia.
Anies bahkan mengatakan bahwa temuan Hasto hanya spekulasi belaka.
“Terkait spekulasi-spekulasi itu, kita lihat saja nanti, ya,” lanjut dia.
Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto mengatakan, partainya menerima informasi ada upaya pihak tertentu mengganjal pencalonan Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024.
"Ya kalau kami menerima laporan memang ada upaya-upaya untuk mengganjal pencalonan Anies Baswedan," kata Hasto ditemui di Galeri Nasional, Jakarta Pusat, Kamis.
Ini ia sampaikan saat ditanya mengenai Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang memberikan sinyal meninggalkan Anies dari Pilkada Jakarta.
Namun, Hasto tak menyebutkan siapa pihak yang dimaksud berupaya mengganjal pencalonan Anies itu.
Menurut Hasto, jika tindakan itu benar, bisa dipastikan demokrasi akan berjalan tidak sehat.
"Karena itulah PDI Perjuangan terus mengawal agar kontestasi Pilkada dapat berlangsung dengan sehat dan tidak ada bentuk penghadangan kepada siapa pun partai mana pun, kader mana pun karena setiap anak bangsa oleh konstitusi itu memiliki hak konstitusional untuk dicalonkan," ungkap Hasto.