Augmented Reality Vs Virtual Reality: Apa Perbedaannya?
Perbedaan utama AR dan VR: AR menambah elemen digital ke dunia nyata, VR menggantikannya sepenuhnya. Halaman all
(Kompas.com) 10/08/24 13:35 14044923
Di era teknologi yang semakin canggih, kita sering mendengar istilah Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR). Kedua teknologi ini membawa pengalaman baru yang mengesankan dalam berbagai bidang, mulai dari hiburan, pendidikan, hingga bisnis.
Namun, banyak orang masih bingung mengenai perbedaan antara AR dan VR. Apa sebenarnya yang membedakan keduanya? Selengkapnya berikut ini KompasTekno merangkum uraian mengenai penjelasan Augmented Reality Vs Virtual Reality dan perbedaannya.
Apa itu Augmented Reality?
Dilansir dari laman pcmag, Augmented Reality (AR) adalah teknologi yang menggabungkan dunia nyata dengan elemen-elemen digital yang ditampilkan secara visual.
Dengan menggunakan perangkat AR seperti smartphone, tablet, atau kacamata pintar, pengguna dapat melihat lingkungan sekitarnya yang telah ditambahkan dengan informasi digital, gambar, atau animasi. Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk melihat dan berinteraksi dengan elemen-elemen digital yang muncul di dunia nyata mereka.
AR menampilkan informasi digital di atas pandangan dunia nyata pengguna. Ini bisa berupa teks, gambar, video, atau objek 3D yang tampak seolah-olah berada di dunia nyata.
Kompas.com Pokemon GoMisalnya, aplikasi AR pada smartphone bisa menampilkan karakter animasi yang bergerak sesuai dengan pergerakan kamera. Ini memberikan pengalaman yang imersif dan interaktif, memperkaya cara kita berinteraksi dengan dunia di sekitar kita.
Beberapa perangkat yang mendukung AR termasuk smartphone, tablet, dan kacamata pintar seperti Microsoft HoloLens dan Google Glass. Perangkat ini menggunakan kamera dan sensor untuk melacak posisi dan pergerakan perangkat, lalu memproses dan menampilkan informasi digital yang sesuai dengan pandangan dunia nyata pengguna.
Hal ini memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan elemen digital dalam waktu nyata.
AR digunakan dalam berbagai bidang, termasuk gaming, pendidikan, perbelanjaan, dan navigasi. Dalam gaming, permainan seperti Pokemon Go menampilkan karakter di lingkungan nyata.
Jika dalam pendidikan, aplikasi AR dapat menampilkan model 3D dari konsep sains atau sejarah. Di bidang perbelanjaan, aplikasi AR memungkinkan pengguna mencoba produk seperti furnitur atau pakaian secara virtual sebelum membeli.
Sementara dalam navigasi, AR dapat menampilkan petunjuk arah langsung di atas pemandangan jalan, membantu pengguna menemukan jalan dengan lebih mudah.
Teknologi Augmented Reality membawa pengalaman interaktif yang kaya dengan menggabungkan dunia nyata dan digital.
Apa itu Virtual Reality?
Virtual Reality (VR) adalah teknologi yang menciptakan simulasi lingkungan yang imersif dan interaktif, di mana pengguna dapat merasakan dan berinteraksi dengan dunia digital seolah-olah mereka berada di dalamnya.
Dengan menggunakan perangkat khusus seperti headset VR, pengguna dapat melihat, mendengar, dan kadang-kadang merasakan lingkungan virtual yang dirancang oleh komputer.
Headset VR menampilkan gambar visual langsung di depan mata pengguna dan sering dilengkapi dengan sensor yang melacak gerakan kepala untuk mengubah perspektif sesuai dengan gerakan pengguna.
Dok. Unsplash/Billetto Editorial Ilustrasi melukis dengan virtual reality (VR).Kontroler digunakan untuk berinteraksi dengan lingkungan virtual, bisa berupa alat genggam yang melacak gerakan tangan atau sensor yang menangkap gerakan tubuh. Selain itu, sistem audio imersif memberikan suara tiga dimensi untuk meningkatkan rasa kehadiran dalam lingkungan virtual.
VR dapat digunakan dalam berbagai bidang, termasuk hiburan, di mana permainan video VR memungkinkan pemain merasakan seolah-olah mereka berada dalam dunia game.
Perbedaan Augmented Reality Vs Virtual Reality
Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) adalah dua teknologi yang sering disalahartikan sebagai hal yang sama, padahal keduanya memiliki perbedaan mendasar dalam cara kerjanya dan pengalaman yang ditawarkan kepada pengguna.
Augmented Reality (AR) adalah teknologi yang menggabungkan elemen digital dengan dunia nyata. Dengan AR, objek digital, gambar, atau informasi ditampilkan di atas pandangan pengguna terhadap lingkungan sekitarnya melalui perangkat seperti smartphone, tablet, atau kacamata AR khusus.
Contoh umum AR termasuk filter wajah pada aplikasi media sosial dan aplikasi navigasi yang menampilkan arah langsung di layar ponsel. AR tidak sepenuhnya menggantikan dunia nyata, melainkan menambah atau meningkatkan pengalaman dengan elemen digital yang dapat berinteraksi dengan dunia fisik.
Di sisi lain, Virtual Reality (VR) adalah teknologi yang sepenuhnya menggantikan dunia nyata dengan lingkungan digital yang imersif. Dengan menggunakan headset VR, pengguna dibawa ke dunia virtual yang dirancang oleh komputer, di mana mereka dapat berinteraksi dengan objek dan lingkungan yang tidak ada dalam kenyataan.
VR memblokir pandangan dan suara dari dunia nyata dan menggantinya dengan pengalaman digital sepenuhnya, menciptakan ilusi bahwa pengguna berada di tempat lain. Contoh penggunaan VR termasuk permainan video yang membuat pemain merasa berada di dalam game, simulasi pelatihan untuk pilot atau dokter, dan aplikasi tur virtual ke tempat-tempat jauh.
Secara ringkas, perbedaan utama antara AR dan VR adalah:
- AR menambahkan elemen digital ke dunia nyata, sedangkan VR menggantikan dunia nyata dengan lingkungan digital sepenuhnya.
- AR memungkinkan pengguna melihat dunia nyata dengan tambahan digital, sedangkan VR membuat pengguna sepenuhnya tenggelam dalam dunia digital yang terpisah dari dunia nyata.
- Perangkat AR biasanya berupa smartphone, tablet, atau kacamata khusus, sedangkan perangkat VR biasanya berupa headset yang menutupi mata dan telinga pengguna untuk menciptakan pengalaman imersif.
Dapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno.
#augmented-reality #vr #virtual-reality #ar #perbedaan-augmented-reality-dan-virtual-reality