Pabrik Anoda Baterai Lithium di Kendal Diresmikan, Dorong RI Masuk Rantai Pasok Kendaraan Listrik
Presiden Joko Widodo meresmikan pabrik anoda baterai lithium PT Indonesia BTR New Energy Material di Kendal, Jawa Tengah. Halaman all
(Kompas.com) 10/08/24 15:13 14050983
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meresmikan pabrik anoda baterai lithium PT Indonesia BTR New Energy Material di Kendal, Jawa Tengah, Rabu (7/8/2024) lalu.
Kepala Negara menyatakan, proyek ini akan mendorong Indonesia untuk semakin terintegrasi dalam rantai pasok kendaraan listrik dunia dan membangun ekosistem kendaraan listrik yang kuat.
Proyek pabrik tersebut digarap oleh China Construction Fourth Engineering Division Corp Ltd atau CSCEC-4.
Dok. YouTube Sekretariat Presiden Presiden Joko Widodo meresmikan pabrik anoda baterai litium PT Indonesia BTR New Energy Material di Kendal, Jawa Tengah, Rabu (7/8/2024)."Sejak dimulainya proyek ini, perusahaan konstruksi CSCEC-4 selalu menaati standar yang tinggi dan peraturan kerja yang sangat ketat, serta penjadwalan dan organisasi yang teliti. Dihadapi oleh berbagai tantangan seperti kekurangan material, geologi yang kompleks, dan jadwal pembangunan yang ketat, tim proyek CSCEC-4 berani untuk bertanggung jawab dan berinovasi," tulis perseroan dalam keterangannya, Sabtu (10/8/2024).
Selama periode pengecoran, lebih dari 30 manajer dan 1.000 pegawai dilengkapi dengan mesin dan peralatan bangunan semua bekerja secara bergiliran untuk membangun beton dalam area dan volume yang besar.
Hanya dibutuhkan waktu satu bulan untuk menyelesaikan pengecoran lantai seluas lebih dari 20.000 meter persegi.
Pada saat yang sama, proyek ini juga melibatkan sumber daya lokal, mendirikan perusahaan perdagangan, dan manajemen rantai pasok tertutup untuk meningkatkan efisiensi dan mempercepat proses konstruksi.
"Hanya dalam 10 bulan proyek konstruksi ini berhasil diselesaikan dan mulai beroperasi," kata perseroan.
Proyek ini berlokasi di Kawasan Industri Kendal, Semarang, Jawa Tengah. Total area konstruksi untuk fase pertama adalah 78.231,43 meter persegi, termasuk 2 pabrik dan 2 gedung kantor.
Sebagai proyek konstruksi luar negeri pertama dalam industri bahan anoda domestik, total kapasitas produk akan menjadi 160.000 ton setelah fase pertama dan kedua selesai dan operasi berjalan.
Ini adalah pabrik bahan anoda terbesar di dunia dan akan menciptakan 1.800 pekerjaan untuk penduduk lokal.
Selain dari proyek BTR di Indonesia, CSCEC-4 juga merupakan pelaksana proyek pabrik sel baterai efisiensi tinggi baru di Asia Tenggara, proyek baterai efisiensi tinggi Yingfa Bintan Nanshan Industrial Park Indonesia dan proyek pembangkit listrik tenaga sampah lokal Kota Bekasi.
#kendaraan-listrik #baterai-lithium #ekosistem-kendaraan-listrik