[POPULER JABODETABEK] Warga Keluhkan Kenaikan Harga Pertamax karena Akan Bikin Barang-barang Mahal | Kenaikan Pertamax Dianggap Mendadak

[POPULER JABODETABEK] Warga Keluhkan Kenaikan Harga Pertamax karena Akan Bikin Barang-barang Mahal | Kenaikan Pertamax Dianggap Mendadak

Berita populer Jabodetabek dimulai dari warga keluhkan kenaikan Pertamax karena akan bikin barang-barang mahal sampai optimisme Anies. Halaman all

(Kompas.com) 12/08/24 05:00 14252366

JAKARTA, KOMPAS.com -Berita populer Jabodetabek sepanjang Minggu (11/8/2024) dimulai dari warga keluhkan kenaikan harga Pertamax karena akan bikin barang-barang mahal.

Hal demikian pada akhirnya membuat beban hidup warga semakin berat lantaran penghasilan tak juga meningkat.

Berikutnya, artikel tentang warga anggap kenaikan harga Pertamax mendadak banyak dibaca pembaca Kompas.com dan menjadi berita terpopuler lainnya.

Sementara itu, berita tentang optimisme Anies di tengah sinyal PKS tarik dukungan untuk Pilkada Jakarta turut menarik perhatian banyak pembaca.

Berikut ini adalah paparan dari tiga berita populer Jabodetabek yang disebut di atas:

1. Keluhkan kenaikan harga Pertamax, warga: kalau BBM naik, barang-barang biasanya ikut nahal

Sejumlah warga mengeluhkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi Pertamax yang mulanya Rp 12.950 per liter menjadi Rp 13.700 per liter.

Seorang pengendara sepeda motor di Kota Bogor bernama Rohati (43), misalnya, menilai bahwa kenaikan harga BBM membuat beban hidupnya semakin berat.

Apalagi, pendapatan Rohati tidak sebanding dengan kenaikan biaya sehari-hari.

“Kalau BBM sudah naik, biasanya harga barang-barang lain juga ikut naik. Saya semakin sulit atuh ya mengatur pengeluaran, mana pendapatannya tidak ada,” ujar Rohati saat diwawancarai Kompas.com, Minggu (11/8/2024). Baca selengkapnya di sini.

2. Sebut kenaikan harga Pertamax mendadak, warga: terima atau enggak, harus ikuti

Seorang warga Kota Bogor bernama Risman (31) mengeluhkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi Pertamax yang naik mulai Sabtu (10/8/2024).

Ia menilai, kenaikan harga tersebut minim pemberitahuan sehingga terkesan mendadak.

“Sekarang apa-apa serba mendadak kalau harga BBM naik. Masyarakat terima atau enggak, intinya kita harus mengikuti kan,” ujar Risman saat diwawancarai Kompas.com, Minggu (11/8/2024).

Warga Bogor lain, Apri Hidayat (31), juga mengeluhkan kenaikan harga BBM ini. Baca selengkapnya di sini.

3. Optimisme Anies di tengah sinyal PKS tarik dukungan untuk Pilkada Jakarta

Anies Baswedan masih menunjukkan optimisme terkait Pilkada Jakarta 2024 meski Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belakangan memperlihatkan sinyal mencabut dukungan untuk dirinya.

Seperti diketahui, sejak Juni 2024 lalu, PKS mengumumkan akan mengusung Anies dan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Sohibul Iman sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta.

Namun, beberapa hari terakhir, partai pimpinan Ahmad Syaikhu itu menunjukkan gelagat bakal bermanuver. Berembus isu PKS akan merapat ke Koalisi Indonesia Maju dan ikut mengusung Ridwan Kamil pada Pilkada Jakarta.

Menanggapi kabar itu, Anies semula menyatakan bahwa belum ada perubahan sikap partai politik terkait pilkada. Baca selengkapnya di sini.

#pks #anies-baswedan #berita-populer-jabodetabek #harga-pertamax-naik #harga-pertamax-naik-per-10-agustus-2024

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/08/12/05000081/-populer-jabodetabek-warga-keluhkan-kenaikan-harga-pertamax-karena-akan