Daftar Waketum Golkar yang Berpeluang Jadi Plt Ketum Usai Airlangga Mundur

Daftar Waketum Golkar yang Berpeluang Jadi Plt Ketum Usai Airlangga Mundur

Setelah Airlangga mundur, Golkar langsung menjadwalkan pelaksanaan rapat pleno untuk menentukan plt ketua umum pada Selasa (13/8/2024). Halaman all

(Kompas.com) 12/08/24 08:26 14267842

JAKARTA, KOMPAS.com - Teka-teki mengenai sosok pelaksana tugas ketua umum Partai Golkar kini bermunculkan setelah Airlangga Hartarto memutuskan mengundurkan diri pada Sabtu (10/8/2024).

Adapun mundurnya Airlangga terjadi ketika internal partai beringin tengah diterpa gejolak usai tiga kelompok yang berasal dari dalam dan luar Golkar mendorong dilangsungkannya musyawarah nasional luar (munaslub).

Desakan munaslub disebut imbas dari manuver Airlangga yang berupaya menggalang dukungan kepada sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan organisasi kemasyarakatan (ormas) Golkar agar kembali terpilih menjadi ketua umum.

Setelah pengunduran diri Airlangga, Golkar langsung bergerak cepat menjadwalkan pelaksanaan rapat pleno untuk menentukan plt ketua umum pada Selasa (13/8/2024).

Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar Adies Kadir mengungkapkan bahwa semua waketum memiliki peluang menjadi plt ketua umum untuk menggantikan Airlangga.

"Kalau ditanya siapa yang akan menggantikan, semua wakil-wakil ketua umum mempunyai peluang untuk menggantikan posisi Pak Airlangga sebagai Plt," ujar Adies dalam jumpa pers di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar, Jakarta, Minggu (11/8/2024) malam.

Berdasarkan susunan kepengurusan DPP Golkar, total terdapat 12 waketum. Berikut daftarnya:

1. Adies Kadir

Adies Kadir menjabat sebagai Waketum Bidang Hukum Partai Golkar. Di lingkungan Golkar, Adies Kadir juga menjabat sebagai Ketua Umum Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) periode 2020-2025. MKGR merupakan organisasi sayap Golkar.

Di kekuasaan legislatif, pria kelahiran Balikpapan, Kalimantan Timur, 17 Oktober 1968 itu menjadi anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar.

2. Bambang Soesatyo

Bambang Soesatyo saat ini menjabat sebagai waketum (madya) Golkar. Pria yang akrab disapa Bamsoet itu merupakan pesaing utama Airlangga pada Munas Golkar pada 2019.

Di luar organisasi Golkar, Bamsoet menjabat sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR RI) periode 2019-2024. Pada 2018, Bamsoet pernah dipercaya menjadi Ketua DPR RI menggantikan Setya Novanto yang terjerat kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.

3. Ahmad Doli Kurnia Tandjung

Ahmad Doli Kurnia Tandjung merupakan Waketum Bidang Pemenangan Pemilu Golkar yang saat ini menjabat Ketua Komisi II DPR RI periode 2019-2024.

Dikutip dari laman partaigolkar.com, Doli pernah menjabat Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) sejak 2008 hingga 2011.

Doli lahir di Lampung, 26 Juli 1971. Mendiang ayahnya, Zainuddin Tandjung, merupakan tokoh Golkar dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Sumatera Utara.

4. Firman Soebagyo

Firman Soebagyo menjadi satu nama lain yang mengemban posisi waketum Golkar. Firman saat ini menjadi anggota DPR RI selama tiga periode. Yakni periode 2019-2014, 2014-2019, dan 2019-2024.

Dalam karier politiknya di Golkar, Firman pernah menjabat sebagai Ketua DPP Bidang Kesejahteraan (2004-2009), Ketua DPP Bidang UKMK (2009-2010), dan Ketua DPP Bidang Pemilu (2010-2015).

5. Agus Gumiwang Kartasasmita

Agus Gumiwang Kartasasmita menjabat Waketum Bidang Perekonomian Golkar. Pria kelahiran Jakarta, 3 Januari 1969 ini pernah menjabat ketua DPP Golkar periode 2004-2009. Agus Gumiwang juga pernah menjadi anggota MPR RI dan anggota DPR RI.

Di lingkungan kekuasaan eksekutif, Agus Gumiwang pernah dipercaya Presiden Joko Widodo mengemban posisi Menteri Sosial pada 2018-2019. Di Kabinet Indonesia Maju, Agus Gumiwang saat ini menjabat sebagai Menteri Perindustrian.

6. Dito Ariotedjo

Dito Ariotedjo memiliki nama lengkap Ario Bimo Nandito Ariotedjo. Ia merupakan politikus muda yang menjabat sebagai Waketum Golkar.

Dito bergabung dengan Golkar sejak 2016. Dia diketahui pernah menjadi Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) dan juga sempat mengikuti organisasi HMI. Di pemerintahan, Dito saat ini menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

7. Nurdin Halid

Nurdin Halid saat ini mengemban posisi Waketum (Pratama) Golkar.

Diketahui, Nurdin Halid pernah menduduki kursi Ketua Umum PSSI periode 2003—2011 dan pernah menjadi anggota DPR-RI dari Partai Golkar pada 1999—2004.

8. Nurul Arifin

Nurul Arifin mempunyai nama lengkap Nurul Qomarul Arifin. Perempuan kelahiran Bandung, 18 Juli 1966 tersebut menjabat sebagai Waketum Bidang Komunikasi dan Informasi Golkar.

Mantan aktris ini pernah menjadi dosen Ilmu Politik Universitas Nasional pada 2007-2009. Pada 2009, ia terpilih menjadi anggota DPR RI. Nurul Arifin kembali terpilih menjadi anggota DPR RI ketika terjun dalam Pemilu 2019.

9. Kahar Muzakir

Kahar Muzakir saat ini menjabat Waketum Bidang Kepartaian Golkar. Ia telah bergabung dengan Partai Golkar sejak 1984 lewat Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Sumatera Selatan.

Kahar Muzakir juga pernah mengemban posisi wakil ketua DPD Partai Golkar Sumatera Selatan.

Sementara, karier politiknya di lungkungan parlemen dimulai pada 2004. Saat itu, ia terpilih menjadi anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar.

Setelah itu, Kahar Muzakir kembali terpilih hingga empat periode lamanya, yakni periode 2009-2014, 2014-2019, 2019-2024, dan 2024-2029.

10. Melchias Marcus Mekeng

Melchias Marcus Mekeng saat ini menjabat Waketum Bidang Hubungan Kelembagaan Golkar. Saat ini, ia berstatus sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur I.

Mekeng tercatat pernah diperiksa sebagai saksi dalam kasus penerimaan hadiah pengalokasian dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (PPID) di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, kasus suap pengadaan Wisma Atlet SEA Games, dan kasus korupsi KTP Elektronik (e-KTP).

11. Roem Kono

Roem Kono saat ini menjabat sebagai Waketum Bidang Badan Bencana Alam Golkar. Roem Kono tercatat sudah menjadi kader Golkar sejak 1987.

Dikutip dari laman partaigolkar.com, Roem adalah salah satu tokoh yang instrumental dalam pemekaran wilayah Gorontalo menjadi provinsi.

Roem pernah dipercaya menjadi Wakil Sekjen DPP Golkar pada 2009-2013.

Dikutip dari laman partaigolkar.com, pada Pemilu 2009, Roem maju mencalonkan diri menjadi calon legislatif dan terpilih menjadi anggota DPR-RI periode 2009-2014. Roem duduk di Komisi V.

Pada Pileg 2014 Roem kembali lagi terpilih menjadi anggota DPR-RI periode 2014-2019 dan ditugaskan menjadi Ketua Komisi V.

Saat ini, Roem menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Bosnia dan Herzegovina. Jabatan ini ia emban sejak 2020.

12. Ridwan Kamil

Ridwan Kamil atau yang biasa disapa Kang Emil ini menjabat sebagai Waketum Bidang Penggalangan Pemilih dan Co-Chair Bappilu.

Mantan Wali Kota Bandung dan Gubernur Jawa Barat itu merupakan politikus baru Golkar yang langsung mendapat tempat strategis di partai beringin.

Saat ini, nama Ridwan Kamil tengah digadang-gadang akan diusung oleh Koalisi Indonesia Maju sebagai calon gubernur di Pilkada Jakarta 2024.

#airlangga-mundur #airlangga-ketum-golkar-mundur #airlangga-hartarto-mundur-dari-ketum-golkar #rekam-jejak-airlangga-hartarto-di-golkar

https://nasional.kompas.com/read/2024/08/12/08262051/daftar-waketum-golkar-yang-berpeluang-jadi-plt-ketum-usai-airlangga-mundur