320 Hotel Jadi Korban Pemalsuan Data Google Bisnis, Kerugian Calon Tamu Ditaksir Segini

320 Hotel Jadi Korban Pemalsuan Data Google Bisnis, Kerugian Calon Tamu Ditaksir Segini

BPP Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mengakui adanya kerugian finansial imbas kasus pemalsuan data elektronik di 320 hotel.

(IDX-Channel) 12/08/24 21:45 14320307

IDXChannel - BPP Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mengakui adanya kerugian finansial imbas kasus pemalsuan data elektronik di 320 hotel. Aksi tindak pidana ini dilakukan pihak eksternal dengan mengubah data atau informasi hotel di dalam platform Google Bisnis.

Ketua Umum BPP PHRI Hariyadi BS Sukamdani mengungkapkan, ada sejumlah calon tamu yang telah melakukan transfer uang ke pelaku saat proses reservasi berlangsung. Namun, dia tidak merinci nominal kerugian sejumlah tamu tersebut atas kejadian ini.

“Ada kerugian, tapi tidak besar (puluhan hingga ratusan juta Rupiah),” ujar Hariyadi saat konferensi pers, di Jakarta Selatan, Senin (12/8/2024).

Kerugian yang menimpa sejumlah calon tamu hotel tersebut, jelas dia, mengacu pada sepuluh hotel di Jawa Tengah yang mengalami pemalsuan data. Dari sepuluh hotel tersebut, sebagian calon tamu sudah mengirimkan pembayaran ke rekening pelaku kejahatan.

Hariyadi menerangkan, modus pelaku yakni menawarkan kamar dengan tarif promo atau lebih murah dari laman resmi hotel itu sendiri. Alhasil, banyak dari korban yang tertarik dengan penawaran tersebut.

“Karena mau booking dia langsung ke website hotel, sehingga ini yang terjadi, di dalam komunikasi itu pihak yang tidak bertanggung jawab itu memberikan harga murah, lebih murah daripada resmi, ini kan masyarakat tertarik ya, jadi ambil di situ, ini yang terjadi,” kata Hariyadi.

Hariyadi merinci, dari 320 hotel yang mengalami pemalsuan data terbesar di beberapa wilayah. Diantaranya Sumatera Barat, Riau, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Selatan dan beberapa daerah lainnya.

Pemalsuan data elektronik berupa mengubah nomor telepon hotel yang tertera di dalam Google Bisnis. Sebagai gantinya, pelaku menggunakan nomor lain yang diduga milik pelaku sendiri.

Motif kejahatan adalah mengarahkan calon tamu atau konsumen saat melakukan reservasi kamar hotel untuk melakukan transfer sejumlah uang ke rekening pelaku.

(Dhera Arizona)

#phri #pemalsuan-data-google-bisnis #pemalsuan-data-hotel

https://www.idxchannel.com/economics/320-hotel-jadi-korban-pemalsuan-data-google-bisnis-kerugian-calon-tamu-ditaksir-segini