Tak Ada Penjaga, Pelintasan Liar di Grogol Sering Makan Korban

Tak Ada Penjaga, Pelintasan Liar di Grogol Sering Makan Korban

Hendra (28), salah satu warga yang tinggal di sekitar kawasan itu mengatakan, pelintasan liar di sana berbahaya dan rawan kecelakaan. Halaman all

(Kompas.com) 13/08/24 19:47 14369852

JAKARTA, KOMPAS.com - Terdapat pelintasan liar tanpa penjaga palang pintu kereta di Jalan Muwardi Raya, tepatnya di depan Pasar Grogol, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Pengamatan Kompas.com, Selasa (13/8/2024) sore, setidaknya ada tiga pelintasan di sana. Satu pelintasan dilengkapi pang pintu kereta otomatis, sedangkan sisanya adalah pelintasan liar. Pelintasan itu terletak di samping Kali Banjir Kanal Barat (BKB).

Salah satu pelintasan liar tersebut memiliki lebar jalan sekitar dua sampai tiga meter saja.

Sedangkan pelintasan liar lainnya memiliki lebar jalan cukup besar sehingga dapat dilalui motor dan mobil dari dua arah. "Pak ogah" tampak sibuk mengatur lalu lintas di pelintasan ini.

Tak sedikit warga yang berlalu-lalang di dua pelintasan liar tersebut. Bahkan, tampak sejumlah anak yang asyik bermain di rel kereta.

Hendra (28), salah satu warga yang tinggal di sekitar kawasan itu mengatakan, pelintasan liar di sana berbahaya dan rawan kecelakaan.

Kata Hendra, pelintasan liar tersebut sudah beberapa kali memakan korban.

"Bahaya ya menurut saya, baru minggu lalu ada kecelakaan. Ibu-ibu tertabrak kereta," ungkap Hendra saat ditemui di lokasi.

"Beberapa tahun lalu, anak kecil tertabrak, mobil terseret kereta," tambah dia.

Tingginya kasus kecelakaan di pelintasan tersebut membuat Hendra waspada setiap kali menyeberang di pelintasan liar.

Karena itu, dia meminta pemerintah setempat untuk membuat pelintasan resmi di titik penyeberangan tersebut.

"Harus ada pelintasan resmi juga. Kalau tidak ya berbahaya ya, menurut saya," ujar Hendra.

Beni (39) yang juga warga setempat menuturkan, seharusnya pemerintah bisa menindaklanjuti pelintasan liar. Ia setuju apabila pelintasan sebidang itu ditutup.

"Ya enggak apa-apa, enggak masalah (ditutup). Harus ada keputusan juga," ungkap Beni.

"Harus ada keputusan juga. Ditutup ya sudah lebih enak gitu supaya warga enggak maksa untuk melintas," tambah dia.

#pelintasan-sebidang #pelintasan-liar #pelintasan-liar-krl-ditutup

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/08/13/19471871/tak-ada-penjaga-pelintasan-liar-di-grogol-sering-makan-korban