BSSN Siap Cegah Serangan Siber saat HUT RI di IKN, Bentuk 4 Satgas

BSSN Siap Cegah Serangan Siber saat HUT RI di IKN, Bentuk 4 Satgas

BSSN menyatakan mereka berkolaborasi dengan institusi lain buat saling bertukar informasi terkait pengamanan siber saat HUT ke-79 RI di IKN. Halaman all

(Kompas.com) 13/08/24 21:53 14376295

JAKARTA, KOMPAS.com - Pencegahan dan pengamanan siber menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN) terus dilakukan.

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyatakan mereka melakukan sejumlah upaya buat menangkal serangan siber itu.

Juru Bicara BSSN Ariandi Putra mengatakan, mereka selalu memberikan informasi kepada publik terkait prediksi ancaman siber yang mungkin terjadi.

Pada 2024, Ariandi mengatakan, BSSN melihat beberapa ancaman seperti penipuan daring (online) dengan pencurian data pribadi maupun lembaga, serangan yang mengenkripsi data, serangan terhadap peladen (server) atau jaringan, serta ancaman siber lainnya.

"Oleh karena itu, kami mengimbau semua penyelenggara sistem elektronik untuk memperkuat sistem keamanan mereka masing-masing," kata Ariandi di Samarinda, Kalimantan Timur, seperti dikutip dari Antaranews, Selasa (13/8/2024).


Ariandi mengatakan, upaya yang dilakukan BSSN sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 yang mengamanatkan setiap penyelenggara sistem elektronik bertanggung jawab atas keandalan dan keamanan sistem mereka.

"Khususnya dalam ajang nasional dan internasional, sistem elektronik harus terlibat sebagai bagian dari rangkaian pengamanan," ujar Ariandi.

Ariandi menambahkan, BSSN juga terus mengamankan ruang siber supaya penyelenggaraan perhelatan nasional sepertu HUT RI dan internasional bebas dari gangguan.

"Meskipun ada upaya serangan, kami berhasil menghalau sehingga tidak berubah menjadi insiden siber. Ini penting sebagai kolaborasi dengan semua pemangku kepentingan dari kementerian maupun lembaga," ucap Ariandi.

Dalam pengamanan HUT ke-79 RI di IKN, BSSN membentuk satuan tugas (satgas) internal yang terdiri dari empat tim, terdiri dari Satgas Operasi Siber, Satgas Pengendalian Informasi, Satgas Operasi Sandi, dan Satgas Komunikasi Publik.

"Satgas ini bertugas memberikan informasi dan literasi kepada publik serta melakukan koordinasi dengan pemangku kepentingan lain seperti Kementerian Komunikasi dan Informatika, TNI, Polri, Badan Intelijen Negara, dan kementerian terkait," papar Ariandi.

Ia menyampaikan, koordinasi tersebut juga mencakup pengamanan aset-aset elektronik yang digunakan dalam ajang-ajang nasional.

"Kami terus melakukan koordinasi dengan pihak yang mengampu acara, termasuk Kementerian Luar Negeri untuk ajang internasional dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk pilkada," ujar Ariandi.

Ariandi menekankan pentingnya kolaborasi antara BSSN dengan berbagai lembaga untuk memastikan keamanan siber. Semua sistem elektronik yang terlibat dalam ajang nasional dan internasional sudah ada dalam basis data BSSN.

"Kami secara berkala memberikan notifikasi, peringatan, dan hasil-hasil IT security assessment kepada mereka," ucap Ariandi.

BSSN berharap melalui langkah antisipatif, maka dapat menjaga keamanan siber selama perayaan HUT ke-79 RI di IKN dan memastikan Indonesia dapat menggelar ajang nasional dan internasional dengan aman dan sukses.

#keamanan-siber #badan-siber-dan-sandi-negara-bssn #ibu-kota-nusantara-ikn #upacara-hut-ke-79-ri-di-ikn

https://nasional.kompas.com/read/2024/08/13/21532241/bssn-siap-cegah-serangan-siber-saat-hut-ri-di-ikn-bentuk-4-satgas