BRI Himbau Nasabah Kenali Akun dan Kontak Resmi untuk Hindari Penipuan
BRI secara aktif mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap berbagai bentuk penipuan yang mengatasnamakan bank.
(Bisnis Tempo) 14/08/24 13:49 14408464
INFO BISNIS - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), kini menghadapi tantangan besar terkait modus penipuan yang semakin inovatif. Dalam upaya melindungi nasabah dan masyarakat umum dari ancaman ini, BRI secara aktif mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap berbagai bentuk penipuan yang mengatasnamakan bank.
BRI mengungkapkan bahwa pelaku penipuan telah mengadopsi modus baru yang memanfaatkan platform digital. Salah satu teknik yang baru-baru ini teridentifikasi adalah perubahan nomor telepon yang tertera di kolom alamat mesin pencari Google. Dengan cara ini, pelaku dapat mengarahkan korban ke nomor telepon yang telah mereka kendalikan, lalu melakukan penipuan dengan berbagai trik, seperti meminta informasi pribadi atau melakukan transaksi yang merugikan korban.
Selain itu, para pelaku penipuan juga membuat akun media sosial dan website palsu yang tampak sah namun sebenarnya merupakan sarana untuk mengelabui masyarakat. Website dan akun sosial media yang palsu ini sering kali meniru tampilan resmi BRI untuk memberikan kesan keaslian dan kredibilitas yang menipu.
Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah-langkah proaktif untuk mengatasi masalah ini. "BRI telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mencegah berbagai aksi scam dengan berbagai modus penipuan. Kami terus menghapus informasi-informasi palsu yang mengatasnamakan BRI untuk memastikan bahwa masyarakat tidak terjebak dalam penipuan," ujar Hendy.
Hendy juga menyebutkan bahwa BRI berkomitmen untuk melakukan recovery dan antisipasi terhadap berbagai modus kejahatan yang terus berkembang. Langkah-langkah ini melibatkan kerjasama dengan platform digital dan lembaga-lembaga terkait untuk meminimalisir dampak penipuan.
Dalam rangka melindungi nasabah, BRI mengimbau kepada seluruh pelanggan dan masyarakat umum untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap segala bentuk modus penipuan dan kejahatan perbankan. Hendy menggarisbawahi pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi dan data perbankan. Ia menegaskan bahwa BRI hanya menggunakan saluran resmi yang dapat diakses publik untuk komunikasi.
BRI hanya berkomunikasi melalui saluran resmi berikut:
- Website : www.bri.co.id
- Instagram : bankbri_id
- X/Twitter : bankbri_id,kontakbri,prom
o_bri - Facebook : Bank BRI
- YouTube: Bank BRI
- Contact BRI: 1500017
- Chat Sabrina via WhatsApp: 0812 1214 017
Hendy menegaskan, “Kami menghimbau kepada nasabah agar tidak memberikan informasi data pribadi dan data perbankan, seperti nomor rekening, nomor kartu, PIN, user dan password internet banking, OTP, dan lainnya, melalui tautan atau website yang tidak resmi atau tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.”Penipuan perbankan merupakan ancaman serius di era digital saat ini. Dengan adanya modus-modus baru yang semakin canggih, kewaspadaan dari setiap individu menjadi sangat penting. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui pernyataan dan tindakan preventif yang dilakukan, menunjukkan komitmennya dalam melindungi nasabah dan masyarakat dari kejahatan ini.
Penting bagi setiap orang untuk selalu memverifikasi informasi yang diterima dan hanya menggunakan saluran komunikasi resmi yang telah diumumkan oleh pihak bank. Dengan demikian, kita semua dapat turut serta dalam upaya menjaga keamanan finansial di tengah lanskap digital yang terus berkembang.(*)