PTPN Group dan Bank Mandiri Dorong Pembiayaan Fleksibel untuk Petani Tebu

PTPN Group dan Bank Mandiri Dorong Pembiayaan Fleksibel untuk Petani Tebu

Holding Perkebunan Nusantara melalui anak usahanya,  PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), menjalin kemitraan strategis dengan PT Bank  Mandiri (Persero) Tbk yang ditandai dengan penandatanganan

(InvestorID) 14/08/24 21:59 14426306

JAKARTA, investor.id Holding Perkebunan Nusantara melalui anak usahanya,  PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), menjalin kemitraan strategis dengan PT Bank  Mandiri (Persero) Tbk yang ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama  di Surabaya, pada Jumat (9/8/2024). 

Melalui kerja sama ini, kedua perusahaan berkolaborasi dalam menyediakan solusi  finansial terintegrasi untuk mendukung ekosistem SGN, khususnya bagi para petani  tebu yang menjadi mitra utama.  

Nantinya, Bank Mandiri akan menyediakan fasilitas Kredit Usaha Rakyat/Kredit Usaha  Mikro (KUR/KUM) yang dirancang khusus untuk petani tebu dengan skema bayar  panen. Skema ini memungkinkan para petani untuk mengatur arus kas mereka  dengan lebih fleksibel.

“Dengan demikian, kewajiban pembayaran dapat disesuaikan  dengan waktu panen, yang kerap menjadi tantangan dalam pengelolaan usaha  pertanian,” ujar Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), M  Abdul Ghani dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (14/8/2024).

Ghani menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan salah satu komitmen PTPN  Group untuk meningkatkan kesejahteraan petani tebu di Indonesia, dengan  memberikan akses lebih luas terhadap fasilitas keuangan yang mendukung  pertumbuhan dan keberlanjutan usaha mereka. 

Kemitraan ini tidak hanya diharapkan mampu mendukung para petani tebu dalam  jangka pendek, tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan industri gula nasional.

“Dengan akses pembiayaan yang lebih mudah dan fleksibel, petani tebu diharapkan  dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen mereka. Sehingga,  memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendukung upaya swasembada gula  di masa mendatang,” ucap Ghani. 

Sementara itu Mahmudi Direktur Utama SGN menyebut skema kerja sama dengan  Bank Mandiri berbeda dengan skema yang lain, pasalnya selain diperuntukkan  sebagai pemenuhan modal usaha petani untuk biaya garap, pupuk, dan biaya tebang  muat dan angkut (TMA), juga digunakan membeli benih tebu.

”Yang istimewa dalam skema ini, selain membantu modal usaha petani tebu untuk  biaya garap, pupuk dan TMA, skema ini juga mencover biaya benih tebu, baru ada di  skema dengan Bank Mandiri,” terang Mahmudi lebih lanjut. 

Khusus pupuk dan benih tebu, pihaknya menggandeng program MAKMUR PT  Petrokimia dalam penyediaan pupuk yang berkualitas serta lembaga perbenihan tebu  diantaranya Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI). 

”Untuk pupuk dan benih akan diberikan natura, memudahkan mitra petani untuk  mendapatkan pupuk dan benih tebuh yang berkualitas,” tambahnya.  

Executive Vice President Corporate Banking VI Bank Mandiri Budi Purwanto,  menjelaskan langkah ini merupakan bagian dari strategi besar Bank Mandiri dalam  memperluas ekosistem pertanian melalui digitalisasi dan inovasi layanan keuangan.  

“Kami melihat bahwa sektor pertanian memiliki potensi besar dalam mendorong  pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui digitalisasi dan kemitraan strategis seperti  yang kami lakukan dengan SGN, kami berupaya menciptakan ekosistem yang inklusif  dan berkelanjutan, di mana para petani memiliki akses lebih mudah terhadap  pembiayaan sesuai dengan kebutuhan mereka,” ungkap Budi. 

Editor: Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #ptpn-group #mandiri #petani-tebu #kur-kum #m-abdul-ghani #dirut-holding-perkebunan-ptpn-iii #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/business/370187/ptpn-group-dan-bank-mandiri-dorong-pembiayaan-fleksibel-untuk-petani-tebu