SMAN 8 Yogyakarta Sebut Siswinya yang Jadi Paskibraka Sudah Berjilbab Sejak Lama - kumparan.com
Sekolah Sebut Evelyn Paskibraka Asal Yogya Sudah Berjilbab Sejak Lama
(Kumparan.com) 15/08/24 12:08 14445126
Sebanyak 18 anggota Paskibraka berjilbab diharuskan lepas jilbab saat acara pengukuhan oleh Presiden Jokowi di IKN pada Selasa (13/8). Salah satu anggota Paskibraka Nasional tersebut adalah wakil dari DIY yang merupakan siswi SMAN 8 Yogyakarta.
SMAN 8 Yogyakarta menjelaskan siswinya yang menjadi anggota Paskibraka Nasional sudah berjilbab sejak lama.
"Evelyn setiap harinya berjilbab. Dari awal masuk SMA 8 sampai sekarang ini kelas XI berjilbab," kata Waka Kesiswaan SMA 8 Yogyakarta, Slamet Nugrohom ditemui di Kompleks Kepatihan Pemda DIY, Kamis (15/8).
Sejak siswa duduk di kelas X, SMAN 8 Yogyakarta selalu menyiapkan calon-calon Paskibraka. Pada tahun ini SMAN 8 Yogyakarta mengirim satu Paskibraka nasional, satu Paskibraka provinsi, dan satu Paskibraka tingkat kota.
"Tahun ini saja SMA 8 baru merosot. Karena biasanya yang kemarin 10 Paskibraka baik tingkat kota provinsi maupun nasional," bebernya.
Sementara itu, soal polemik lepas jilbab ini, SMAN 8 Yogyakarta belum bisa berkomunikasi dengan utusannya karena dia dikarantina. Mereka juga belum berkomunikasi dengan orang tua siswi.
"Belum, sampai saat ini kami belum mendapatkan informasi apa pun dari mana pun," katanya.
Slamet menegaskan SMAN 8 Yogyakarta adalah SMA yang menjunjung tinggi toleransi.
"Nasionalisme religius. Siapa pun akan kita layani sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing dan kita tidak ada pemaksaan apa pun. Agama apa pun, ras apa pun kami terima, kami layani," tegasnya.
Kini, SMAN 8 Yogyakarta menunggu klarifikasi resmi dari pihak terkait khususnya BPIP. Sekolah ingin mendapatkan penjelasan utuh tentang apa yang terjadi.
Sementara itu, pihak Istana Kepresidenan selaku tuan rumah upacara HUT RI, tetap meminta para siswi berjilbab untuk memakai jilbabnya saat pengibaran bendera pada 17 Agustus nanti di IKN.
“Kami meminta kepada seluruh adik-adik putri yang memang menggunakan jilbab, tetap gunakan itu,” kata Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono menanggapi polemik yang muncul, Rabu (14/8).