Star Asset Management Gandeng DANA, Luncurkan Fitur Investasi Reksa Dana Halaman all
Star Asset Management menggandeng platform DANA menghadirkan fitur investasi reksa dana. Halaman all
(Kompas.com) 15/08/24 14:25 14451084
JAKARTA, KOMPAS.com - Star Asset Management menggandeng platform DANA menghadirkan fitur investasi reksa dana. Melalui kerja sama ini, diharapkan mampu mendorong pertumbuhan investor reksadana di masa depan.
CEO Star Asset Management Hanif Mantiq mengatakan, saat ini total nasabah Star Asset Management yang melakukan registrasi melalui aplikasi DANA telah mencapai lebih dari 290.000 nasabah.
"Dengan kerja sama ini, setidaknya 180 juta masyarakat Indonesia kini memiliki akses untuk berinvestasi di reksadana dengan mudah dan murah," kata Hanif di Jakarta, Kamis (15/8/2024).
SHUTTERSTOCK/KINGN Ilustrasi reksa dana, reksadana.Sementara itu, Yattha Saputra sebagai CFO DANA Indonesia mengatakan, pihaknya menyambut positif kerjasama dengan Star Asset Management yang bertujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia.
"Kehadiran fitur reksadana ini diharapkan mendorong pemahaman keuangan di masyarakat, dan bisa mewujudkan masyarakat Indonesia non-tunai yang sehat dan merdeka secara finansial," ungkapnya.
Per akhir Juli 2024, Star Asset Management telah berhasil mengelola dana investasi masyarakat yang mencapai lebih dari Rp 17,4 triliun.
Dari jumlah tersebut, lebih dari Rp 7,8 triliun merupakan dana kelolaan reksadana tersebar di berbagai kelas aset.
Dengan total dana kelolaan reksadana tersebut, Star Asset Management menempati posisi ke-18 sebagai manager investasi dengan dana kelolaan reksadana terbesar dari total 92 manager investasi yang terdaftar di OJK.
SHUTTERSTOCK/SOMYUZU Ilustrasi reksa dana, investasi reksa dana.Salah satu produk yang dihadirkan lewat kerja sama ini, adalah Star Money Market Kelas DANA yang cocok bagi investor pemula, di mana per 31 Juli 2024, produk ini memberikan return sebesar 5,04 persen.
Chief Marketing Officer Star Asset Management Wiko Harry Tanata mengatakan, kerja sama ini diharapkan juga dapat memberikan keuntungan, tidak hanya dalam bentuk benefit ke perusahaan tapi juga meningkatkan pemahaman investasi bagi nasabah.
“Kalau angka persisnya kita belum ada, mungkin bisa dikatakan, secara umum ya kalau bisa triliunan sampai akhir tahun depan,” kata Wiko.
Dia menyebut, tujuan kerja sama ini adalah meningkatkan edukasi dan literasi keuangan masyarakat Indonesia. Dia bilang, berdasarkan data, penduduk Indonesia yang belum memiliki akses layanan keuangan digital lebih dari 80 persen.
“Ini kesempatan yang sangat besar ya buat kami untuk mengedukasi penduduk Indonesia supaya bisa melihat investasi pada produk keuangan,” ujar Wiko.
“Jadi sebetulnya kerjasama ini seharusnya menguntungkan kedua belah pihak. Ada banyak program atau penjualan investasi reksadana melalui bank, tapi masyarakat Indonesia yang underbankable juga banyak, ini bisa menjadi salah satu alternatif bagi mereka,” lanjut dia.
#reksa-dana #inklusi-keuangan #investasi-reksa-dana #dana #reksadana