BTN (BBTN) Melompat, Sahamnya Ditarget Segini
BTN (BBTN) melompat hingga melampaui rata-rata industri perbankan nasional. Segini target harga saham BBTN dan rekomendasinya... - Halaman all
(InvestorID) 15/08/24 19:13 14459442
JAKARTA, investor.id – PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) atau BTN merupakan salah satu bank yang mencatatkan lompatan pertumbuhan kredit melampaui rata-rata industri perbankan nasional pada semester I-2024.
Selama periode tersebut, BTN tetap menjalankan strategi ekspansi kredit, meski berdampak pada pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) dan margin bunga bersih (net interest margin/NIM). Sebab BTN ingin fokus mengoptimalkan fungsi intermediasi untuk menggerakkan ekonomi.
BTN optimistis kondisi yang menantang di industri perbankan nasional segera berlalu, seiring penurunan suku bunga acuan yang diperkirakan banyak kalangan terjadi pada semester II-2024.
Analis Sinarmas Sekuritas, Arief Machrus mengungkapkan bahwa sepanjang semester I-2024, pertumbuhan kredit BTN tergolong paling impresif bersama dengan bank lainnya, yaitu PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Emiten berkode saham BBTN tersebut juga membukukan pertumbuhan dana yang signifikan melalui deposito berjangka. Rasio dana murah (current account saving account/CASA) perseroan terbilang stabil dan cenderung membaik. “Itu menunjukkan kualitas aset BBTN terus membaik,” tulis Arief dalam risetnya.
Di sisi lain, BBTN mampu menjaga pertumbuhan funding karena giat menyasar kelas menengah melalui produk BTN Prospera dan layanan digital.
Rekomendasi dan Target Harga Saham
Sementara itu, Sucor Sekuritas juga memberikan pandangan positif terhadap kinerja BBTN. Menurut analis Sucor Sekuritas, Edward Lowis, terdapat empat perbaikan yang dilakukan BBTN hingga pertengahan tahun ini.
Pertama, pertumbuhan kredit. Kedua, komposisi dana pihak ketiga yang kini banyak ditopang oleh dana murah. Ketiga, penerapan manajemen risiko secara terukur yang berdampak pada peningkatan kualitas kredit. Keempat, kinerja unit usaha syariah dengan pertumbuhan doubledigit di semua indikator.
Mengenai spin off unit usaha syariah (UUS) BBTN, Edward menyebutkan bahwa itu bisa menjadi sentimen positif yang dinanti investor. “Pengumuman CSPA akuisisi bank syariah ditargetkan sebelum Oktober 2024 dan bank syariah itu diharapkan terbentuk pada kuartal I-2025,” tulis dia dalam risetnya.
Sentimen positif lainnya adalah optimisme terhadap keberhasilan BBTN menjaga biaya dana tetap terkendali pada semester I-2024. Begitu juga dengan pertumbuhan kredit diharapkan tetap tinggi, yaitu di atas 10% hingga akhir tahun ini.
Dengan berbagai pertimbangan, Sucor Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham BBTN. Target harganya sebesar Rp 1.640.
Sedangkan Sinarmas Sekuritas mempertahankan rekomendasi add untuk saham BBTN. Target harga saham BBTN dipatok sebesar Rp 1.500. Target harga tersebut mencerminkan proyeksi PB sebesar 0,6%.
Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #btn #bbtn #saham-bbtn #kredit-btn #laba-btn #rekomendasi-saham #sinarmas-sekuritas #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/370299/btn-bbtn-melompat-sahamnya-ditarget-segini