Saham Japfa (JPFA) Hold Dulu, Charoen Pokphand (CPIN)?
Harga ayam pedaging (broiler) terus turun. Bagaimana prospek saham Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) dan Japfa Comfeed Indonesia (JPFA)? - Halaman all
(InvestorID) 15/08/24 18:00 14459443
JAKARTA, investor.id – Harga ayam pedaging (broiler) terus turun sejak libur Idulfitri, yang diyakini mencerminkan pelemahan daya beli konsumen. Lantas, bagaimana prospek sektor unggas (poultry) dan saham para pemain besar seperti PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) serta PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)?
Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Andreas Saragih mengungkapkan bahwa tren penurunan harga ayam broiler menjadi pendorong utama kontraksi harga anak ayam usia sehari (day old chicks/DOC). Harga DOC di Jawa Barat turun menjadi Rp 7.255/ekor (-5,6% mom atau -3,4% yoy) dan harga rata-rata bulanan ayam broiler turun menjadi Rp 19.068/kg (-1,5% mom atau -14,7% yoy).
Sementara itu, tren penurunan harga rata-rata jagung – komponen utama bahan baku pakan – telah berakhir pada bulan Juli. Harga rata-rata jagung nasional mencapai Rp 5.691/kg (+0,7% mom atau -9,8% yoy).
“Kami yakin pertumbuhan marginal harga rata-rata bulanan disebabkan oleh penurunan pasokan karena puncak musim panen tahun ini terjadi pada bulan Mei. Harga rata-rata jagung selama Januari-Juli 2024 sebesar Rp 6.488/kg, meningkat 7,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau naik 1,9% dibandingkan harga rata-rata pada 2023,” tulis Andreas dalam risetnya.
Adapun Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) melaporkan pendapatan dan laba bersih sebesar Rp 32,96 triliun atau tumbuh 6,7% yoy dan Rp 1,77 triliun atau meningkat 28,2% yoy pada semester I-2024. Pencapaian itu sekitar 52%/50% dan 62%/57% dari proyeksi Mirae/konsensus tahun ini.
Sedangkan Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) mencatatkan pendapatan dan laba bersih sebesar Rp 27,65 triliun atau meningkat 14,5% yoy dan Rp 1,48 triliun atau melesat 1.705% yoy pada semester I-2024. Pencapaian itu mencerminkan 51%/51% dan 128%/90% dari proyeksi Mirae/konsensus tahun ini.
Rekomendasi dan Target Harga Saham
Dengan berbagai pertimbangan, Mirae menaikkan asumsi utama dan merevisi estimasi tahun ini. Mirae mempertahankan peringkat netral untuk sektor poultry karena harga rata-rata DOC bulanan diproyeksi stabil pada level saat ini. Kecuali, ada peningkatan daya beli secara signifikan dan/atau kenaikan permintaan unggas.
Sebab itu, Mirae merekomendasikan trading buy saham CPIN. Target harga saham CPIN dipatok sebesar Rp 5.825. Sedangkan rekomendasi saham JPFA adalah hold dengan target harga Rp 1.740.
Sebelumnya, BRI Danareksa Sekuritas melalui risetnya mempertahankan peringkat overweight untuk sektor poultry, seiring peningkatan margin pakan dan harga ayam hidup yang tinggi. Pilihan utama jatuh pada saham Charoen Pokphand Indonesia (CPIN). Rekomendasi untuk saham CPIN adalah buy, dengan target harga Rp 5.900.
Dari segi kinerja keuangan, CPIN berpotensi mencetak pertumbuhan laba yang lebih tinggi secara berturut-turut dibandingkan kompetitornya, yaitu Japfa (JPFA) dan Malindo Feedmill (MAIN). Risiko utamanya jika harga ayam hidup lebih rendah dari perkiraan dan lonjakan biaya pakan.
Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #cpin #jpfa #charoen-pokphand #japfa #harga-ayam #saham-cpin #saham-jpfa #rekomendasi-saham #mirae-asset-sekuritas #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/370280/saham-japfa-jpfa-hold-dulu-charoen-pokphand-cpin