Sebut Hilirisasi Era Jokowi Positif, Bamsoet: RI Jadi Penghasil Nikel Terbesar di Dunia
Bamsoet menilai kebijakan hilirisasi pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional. Halaman all
(Kompas.com) 16/08/24 11:21 14480895
JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo atau Bamsoet menilai kebijakan hilirisasi pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional.
Hal itu tercermin dari nilai ekspor komoditas tambang, seperti nikel, yang mengalami peningkatan seiring diterapkannya hilirisasi. Indonesia juga menjadi negara penghasil nikel terbesar di dunia.
"Strategi hilirisasi industri sudah memberikan hasil positif berupa nilai investasi pada industri pengolahan mineral yang meningkat pesat," ujarnya dalam pidato Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (16/8/2024).
SHUTTERSTOCK/APCHANEL Ilustrasi ekspor.
Menurutnya, hilirisasi industri berperan penting dalam mendukung Indonesia menjadi negara berpenghasilan tinggi, setara dengan negara-negara maju pada tahun 2045 mendatang.
"Cita-cita besar tersebut memerlukan komitmen kita bersama yang sudah dimulai oleh Presiden Joko Widodo dengan menetapkan dua strategi prioritas menuju Indonesia Emas 2045, yakni melalui hilirisasi industri dan pengembangan sumber daya manusia," paparnya.
Selain hilirisasi, Bamsoet juga menyoroti bidang energi, di mana Indonesia berkomitmen untuk menekan menekan emisi gas rumah kaca secara bertahap dengan mengurangi porsi penggunaan energi fosil serta mulai beralih pada energi baru dan terbarukan.
Bamsoet menekankan, transisi energi tersebut menjadi hal besar yang harus dikerjakan pemerintah, sebab membutuhkan investasi yang besar.
"Transisi energi ini merupakan pekerjaan besar, yang membutuhkan investasi sangat besar, dan tidak akan tuntas hanya dalam tiga sampai lima tahun," kata dia.
#investasi #ekspor-nikel #bambang-soesatyo #transisi-energi #ekspor-komoditas #hilirisasi