Penyebab Air Radiator di Reservoir Tak Mau Berkurang
Jangan abaikan bila volume coolant pada reservoir selalu tetap, periksa kemungkinan abnormal sistem pendingin! Halaman all
(Kompas.com) 16/08/24 13:12 14482845
KLATEN, KOMPAS.com - Reservoir berfungsi sebagai penampung coolant cadangan pada sistem pendingin mesin.
Selain sebagai penampung ketika terjadi tekanan berlebih, reservoir juga sebagai penyedia air radiator.
Sehingga, bila kinerja sistem pendingin normal maka coolant pada reservoir akan berkurang, tersedot masuk ketika terjadi kevakuman.
Hardi Wibowo, Pemilik Aha Motor Yogyakarta mengatakan bila coolant dalam reservoir tidak mau berkurang, padahal terjadi overheat, maka diperlukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Jika semua sistem bekerja normal maka coolant pada reservoir pasti mau masuk, ketika dalam radiator kurang atau vakum,” ucap Hardi kepada Kompas.com, Kamis (15/8/2024).
Maka dari itu, menurut Hardi konsumen harus memeriksa coolant di dalam radiator bila menjumpai reservoir selalu pada level maksimal.
Kompas.com/Donny Reservoir air radiator pada Hyundai Ioniq 5“Pastikan membuka tutup radiator saat mesin dingin, selanjutnya tambahkan air sampai penuh, bila penambahannya banyak, lebih dari 500 ml, maka bisa jadi ada abnormal,” ucap Hardi.
Hardi mengatakan bila ada kebocoran pada saluran radiator maka tekanan dan kevakuman tidak akan mampu mengubah level coolant di reservoir.
“Lubang kebocoran tersebut yang menjadi aliran coolant ketika terjadi tekanan tinggi, dan menjadi tempat masuknya udara luar ketika terjadi kevakuman,” ucap Hardi.
Jadi, ketika ada kebocoran saluran radiator maka volume coolant pada reservoir cenderung tak mau berubah.
#radiator-mobil #sistem-pendingin-mesin #reservoir-radiator-selalu-penuh