BYD M6, Kartu Truf Lonjakan Adopsi Mobil Listrik
BYD M6 diyakini menjadi kartu truf lonjakan adopsi mobil listrik di Indonesia. - Halaman all
(InvestorID) 20/08/24 13:40 14519428
JAKARTA, Investor.id - BYD M6 hadir ke Indonesia dengan membawa visi besar, yakni merevolusi perjalanan keluarga Indonesia. Ya, dengan tenaga badak, torsi melimpah, handling ciamik, dan taburan fitur-fitur canggih modern, M6 membawa sebuah MPV ke level baru yang belum pernah ada sebelumnya, berdasarkan hasil test drive media, belum lama ini.
Di awal kehadirannya saja, mobil ini sudah membuat jagat otomotif Indonesia gempar. Betapa tidak, kendaraan serbaguna (multipurpose vehicle/MPV) listrik ini dijual dengan harga kompetitif, berkisar Rp 379-429 juta.
Harga itu di bawah mobil hybrid rakitan lokal, apalagi impor dalam bentuk utuh (CBU). Sebagai ilustrasi, harga Toyota Zenix Hybrid 2024 buatan Karawang, Jawa Barat, versi paling bawah mencapai Rp 471 juta.
Sontak, kehadiran M6 diyakini menjadi kartu truf kenaikan adopsi kendaraan listrik baterai (battery electric vehicle/BEV) di Indonesia yang per Mei 2024 hanya 2,9%, di bawah Eropa sebesar 7%, China 25%, dan Thailand 10,1%. Jumlah itu juga masih jauh dari target pemerintah sebesar 20% dari total kendaraan pada tahun 2025.
Alasannya jelas, M6 bermain di segmen tergemuk, MPV, yang disukai masyarakat Indonesia karena mampu mengangkut banyak penumpang. Ini sejalan dengan kecenderungan konsumen yang senang berpergian bersama keluarga. Diketahui, M6 hadir dalam varian enam penumpang dan tujuh penumpang.
Di luar itu, M6 ternyata mendobrak paradigma sesat yang menyebut mobil listrik tidak enak dikendari (fun to drive). Faktanya, mobil ini sangat enak dikendarai, bertenaga badak, dan memiliki suspensi supernyaman bak mobil-mobil besutan pemain Eropa.
Hal itu mencuat dalam ajang mediatest drive M6 dengan rute Jakarta-Bandung-Jakarta sekitar 339 kilometer (km).
Kami memulai perjalanan dari dealer BYD Haka, Cibubur, Jakarta Timur. Langit kawasan itu nampak cerah pada pagi hari itu. Di halaman dealer itu, terdapat 10 unit M6 Superior, tipe tertinggi, yang siap disiksa oleh para jurnalis hingga influencer.
Sebelum injak gas mobil ini, ada baiknya mencermati tongkrongan mobil. BYD M6 menampilkan desain dragon face elegan aerodinamis, dengan bagian depan ramping untuk mengoptimalkan aliran udara. Desain ini mencerminkan kesederhanaan dan keanggunan estetika generasi baru BYD, dengan memperhatikan ketelitian detail yang tidak lekang oleh waktu.
Lampu depan mobil ini begitu menawan, sedikit lancip dengan empat mata LED. Lalu, DRL LED di bawah lampu utama menambah elegan mobil ini. Grille-nya sederhana, namun berkelas. Di bemper, ada lekukan tajam bak sebuah rumah lampu kabut. Ini membuat mobil terlihat seksi.
Dari samping, mobil ini terlihat lancip bak sebuah peluru yang siap menerjang para rival. Memang, tenaga mobil ini istimewa, seperti yang akan kita bahas nanti. Dari belakang, desain lampu LED-nya berkelas, mengingatkan kita pada mobil-mobil Eropa. Spoiler di bagian atas belakang atas membuat mobil ini terlihat sporty.
Masuk ke mobil, kita langsung disuguhkan kokpit cerdas yang menampilkan konsol tengah dengan head shift berbentuk bola modern dan elegan. Layar berputar 12,8 inci menjadi asisten pintar selama perjalanan.
Sistem infotainment seperti Apple Carplay dan Android Auto juga fitur bluetooth memungkinkan pengemudi mengintegrasikan smartphone dengan mudah. Semua fitur canggih ini menambahkan sentuhan keindahan yang halus dan meningkatkan pengalaman berkendara secara keseluruhan.
Sensasi Mengemudi
Oke, waktunya menjajal mobil ini. Investor Daily langsung menjadi pengemudi. Prinsipnya, begitu pedal rem diinjak, mobil menyala. Lalu, tinggal tekan tombol di bagian kanan transmisi, lalu pindahkan ke transmisi ke D. Mobil langsung ngegas.
Rombongan test drive meninggalkan dealer BYD Haka sekitar pukul 8.30 WIB menuju tol Jagorawi. M6 melaju mulus di tol ini. Luar biasa, entakannya langsung terasa, seolah tak ada jeda.
Wajar, mengingat BEV tidak memerlukan transmisi seperti mobil ICE atau hybrid yang membutuhkan banyak komponen untuk meneruskan tenaga dari putaran mesin ke roda. Di BEV, motor listrik langsung memutar roda, bermodalkan pasokan daya dari baterai.
M6 mulai menari liar di tol baru, Cimanggis-Cibitung, setelah Investor Daily menginjak gas lebih dalam. Kecepatan 80 kilometer per jam (kph) mudah diraih. Sayang, di etape ini, peserta harus mengikuti konvoi, sehingga tidak bisa membawa mobil ini ke kecepatan maksimal.
Memasuki tol Jakarta-Cikampek, pengereman mobil ini diuji. Soalnya, konvoi harus dijaga di tengah ramainya kendaraan. Pandangan fokus ke depan sambil mengontrol kecepatan agar mobil tetap di warisan. Sesekali rem depan ventilated disc dan belakang disc (cakram) disiksa ketika terjadi pengereman mendadak.
Rombongan meninggalkan tol Cikampek dan masuk tol Cipali. Di sini M6 makin enak digas, karena lalu lintas memungkinan. Bantingannya benar-benar enak, ketika mobil diajak pindah jalur kanan kiri demi kepentingan akselerasi.
Suspensi M6 juga bekerja dengan maksimal di tol ini. Maklum, banyak jalan sedikit rusak sehingga mobil harus memiliki suspensi mantap agar tetap nyaman. Tugas ini dikerjakan dengan baik oleh suspensi depan MacPherson Strut dan belakang multilink. Racikan ini bekerja sangat baik dengan sasis M6.
Intinya, suspensi terasa lembut di jalanan geradakan. Tak ada bunyi-bunyi mengganggu, sehingga kita tetap percaya diri menggeber mobil.
Tetapi, hebatnya, mobil ini sangat enak diajak bermanuver. Artinya, suspensi ini cocok dengan dimensi M6, yakni panjang, lebar, dan tinggi 4.710 mm, 1.810 mm, dan 1.690 dengan jarak tanah 170 mm. Dengan ground clearance segini, mobil jadi menapak di jalan raya, dibantu dengan resep supspensi ciamik.
Sesampainya di rest area km 98 Cipali, rombongan berhenti. Di sini, Investor Daily gantian menjadi penumpang di depan. Waktunya menjajal sistem hiburan mobil ini.
Mobil ini dibekali dengan Apple Carplay dan Android Auto serta bluetooth memungkinkan pengemudi mengintegrasikan smartphone dengan mudah. Cara menghubungkan perangkat dengan sistem hiburan sangat mudah. M6 menyediakan Spotify dan Google Maps. Tetapi, tetap saja harus login dengan akun pengemudi. Jadi, di sini Investor Daily memakai Android Auto saja untuk mengakses Spotify dan Google Maps melalui Bluetooth.
Terus terang, kekedapan mobil ini benar-benar superior, bahkan ketika kita di jalan tol. Maklum saja, mobil listrik tidak memiliki mesin, transmisi, dan tetek bengek lainnya. Jadi sudah pasti suaranya halus, bahkan nyaris tak terdengar.
Jadi, Anda tetap bisa memutar musik dengan nyaman tanpa distraksi ketika di jalan tol. Ini tetap berlaku ketika mobil digeber hingga 120 kpj, bahkan 150 kpj. So, mobil ini cocok bagi para penikmat musik yang sedang menempuh perjalanan jauh atau di dalam kota.
Di jalur Subang-Ciater, handling dan torsi M6 diuji. Rekan Investor Daily membawa mobil ini mengerem sebelum tikungan, lalu masuk dan keluar dengan cepat. Mobil masih menapak aspal, tidak limbung. Suspensi yang lembut di jalanan kasar tenyata bisa menjaga stabilitas mobil di tikungan cepat. Ini hal istimewa, mengingat biasanya mobil bersuspensi lembut, limbung ketika di tikungan.
Menjelang Ciater, ada banyak tanjakan curam yang dihiasai sejumlah truk barang. Rekan Investor Daily mulai meningkatkan akselerasi. Tak perlu memindahkan tuas ke mode low atau apa pun itu. Cukup di D dan mobil melaju dengan ganas. Truk-truk barang dengan mudah dilewati.
Tak terasa, rombongan sudah sampai di titik kumpul kedua, yakni Asstro Highland Ciater, untuk makan siang. Sesudah makan siang, Investor Daily kembali menjadi pengemudi dengan rute Ciater-Hotel Swiss-Belresort Dago Heritage.
Awalnya perjalanan biasa saja. Tetapi, begitu masuk jalur Lembang-Dago, jalurnya begitu menantang. Investor Daily sedikit tegang ketika banyak menghadapi tanjakan curam dengan di jalanan sempit, pas dua mobil.
Tetapi, torsi buas M6 sebesar 310 Nm menghapus semua rasa khawatir. Mobil ini melaju mantap, bahkan terbilang kencang di tanjakan ekstrem dengan kemiringan 45 derajat. Tenaga terus mengisi ke motor dan memutar roda.
Kita juga tak perlu khawatir ketika berhenti di puncak suatu tanjakan. Ada fitur hill hold control yang membuat mobil berhenti. Tinggal gas mobil langsung melaju lagi. Kalau kita tidak percaya diri, bisa tekan tombol parkir di transmisi untuk mengaktifkan electric parking brake. Lalu, injak rem, masukkan transmisi ke D, dan mobil melaju lagi.
Intinya, semua tanjakan model apa pun bisa dilahap mobil ini berkat torsi badaknya. Bahkan, kita tidak perlu khawatir dengan sistem penggerak roda depan mobil ini, berkat torsi yang super melimpah.
Rombongan akhirnya tiba di tujuan sekitar sore hari. Masing-masing peserta beristirahat sejenak sebelum makan malam.
Kala makan malam, M6 melalui fitur vehicle to load (V2L) bisa menghidupkan lampu, speaker, hingga gitar listrik. Daya listrik maksimal yang dikeluarkan dari V2L mencapai 2.200 watt dengan kapasitas baterai M6 untuk tipe tertinggi 71,8 kWh. Selepas makan malam, rombongan kembali ke hotel untuk beristirahat.
Hari berganti dan waktunya rombongan bertolak ke Cibubur, Jakarta. Investor Daily kembali menjadi pengemudi di rute tol Cipularang km 97 hingga ke BYD Haka.
Pedal gas kembali diinjak dalam, karena tidak ada konvoi lagi saat pulang. M6 melaju mulus di tanjakan dan turunan Cipularang, lalu membalap truk demi truk di tol Cikampek. Begitu masuk tol Cibitung-Cimanggis, M6 menggila, karena kondisi kosong.
Investor Daily menambah kecepatan dan M6 melenting menembus 120 kpj. Di depan kosong, sehingga dosis gas ditambah. Di sinilah tenaga maksimal 201 hp M6 mengeluarkan tajinya. Dengan mulus dan cepat, M6 menyentuh 160 kpj, melampaui sejumlah SUV ladder frame yang selama ini kerap “bertingkah” di jalan tol.
Sebenarnya M6 masih bisa dipacu hingga titik maksimal 180 kpj. Tetapi, rasanya kecepatan itu sudah cukup dan tidak perlu dipertahankan dalam tempo lama demi keselamatan. Sekitar pukul 15.30, Investor Daily tiba di dealer BYD Haka dan menuntaskan kegiatan test drive M6.
Visi BYD Indonesia
Apa yang dirasakan Investor Daily selama acara ini pararel dengan misi BYD di M6. Menurut Eagle Zhao, presiden direktur PT BYD Motor Indonesia, M6 dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang nyaman dan aman di berbagai kondisi jalan.
“Kami berharap para rekan media dapat merasakan langsung keunggulan teknologi dan desain yang kami tawarkan," ungkap dia.
Luther T. Panjaitan, head of marketing BYD, menerangkan, M6 memang didesain untuk pasar Indonesia. Kelebihan M6 adalah kemampuan pengisian daya yang cepat. Dengan kapasitas pengisian daya DC 170 kW, M6 mampu mengisi daya hanya dalam 30 menit, dari keadaan 30% hingga 80% (SOC), memberikan tambahan daya yang memadai untuk kemudahan dan kenyamanan maksimal.
M6 menggunakan baterai Blade buatan BYD. Kapasitas baterai varian standar mencapai 55,4 kWh, sedangkan Superior 71,8 kWh, dengan jarak tempuh masing-masing 420 km dan 530 km.
Luther menegaskan, M6 akan dirakit di pabrik BYD Subang Smartpolitan, sebagai bentuk komitmen BYD di pasar Indonesia. Pada prinsipnya, BYD mendukung upaya pemerintah menaikkan adopsi BEV dengan meriilis mobil seperti M6.
Sementara ini, kata dia, BYD hanya menjual BEV, sedangkan PHEV belum. Padahal, di dunia, BYD adalah raja EV melalui model-model BEV dan PHEV. Terbaru, PHEV BYD membuat geger dunia karena memiliki jarak tempuh hingga 2.000 km dalam kondisi bensin dan baterai penuh.
“Di Indonesia, BYD menjalankan bisnis secara business to government (b to g). Indonesia menginginkan penjualan BEV naik, sehingga kami hadir di sini dengan model itu,” kata dia.
Sejauh ini, respons pasar terhadap BYD sangat tinggi. Setelah menjual 1.600 unit mobil pada Juni 2024, pada Juli, BYD meraup penjualan 1.925 unit, mengalahkan Hyundai yang hanya 1.701 unit. Wuling, yang juga berasal dari China, sudah dibabat BYD.
Di GIIAS 2024, BYD menorehkan SPK 2.920 unit dari M6, Atto 3, Seal, dan Dolphin. Luther hanya tersenyum ketika ditanya berapa target penjualan BYD tahun ini.
“Itu hanyalah angka. Prinsipnya, kami senang ketika meja transaksi di GIIAS 2024 penuh tanpa henti. Ini merupakan kepuasan tersendiri bagi kami,” kata dia.
Editor: Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #byd-m6 #hasil-test-drive #media #tenaga #torsi #handling #fitur-modern #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/business/370708/byd-m6-kartu-truf-lonjakan-adopsi-mobil-listrik