Massa Bawa Poster Berisi Cuitan Ridwan Kamil soal "Dewan Penipu Rakyat" Saat Demo di KPU RI
Dalam aksi ini, massa mendoakan agar para komisioner KPU RI untuk bekerja dengan menjunjung tinggi asas keadilan. Halaman all
(Kompas.com) 23/08/24 14:41 14560690
JAKARTA, KOMPAS.com - Peserta aksi di depan kantor KPU RI, Jakarta Pusat membawa poster berisi cuitan “Dewan Penipu Rakyat #DPR” yang ditulis Ridwan Kamil pada 9 Juni 2010 di akun X miliknya.
Selain tulisan RK, massa juga membawa poster bertuliskan “Kok ngebangkang sama rakyat?”; “Negara ini darurat, stop push rank #kawalputusanMK”; “Diberi Amanah Malah Serakah”; dan “Sayang anak demokrasi dirusak”.
Dalam aksi ini, massa mendoakan agar para komisioner KPU RI untuk bekerja dengan menjunjung tinggi asas keadilan. Supaya, Pilkada Serentak 2024 berjalan dengan damai, jujur, dan adil.
Aksi ini digelar sebagai rasa syukur karena revisi Undang-undang Pilkada urung disahkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, sehingga Pilkada 2024 akan mematuhi Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 60/PUU-XXII/2024.
Aksi dimulai dengan membaca surat Al-Fatihah bersama yang dipimpin seorang orator.
“Kami mau mengadakan doa untuk negeri menuju Pilkada 2024 yang damai, jujur, dan adil,” ujar Ketua Poros Jakarta, Biem Benjamin di Jakarta, Jumat.
Pada acara ini, akan diadakan doa lintas agama agar Pilkada 2024 berjalan lancar. Selain itu, massa juga akan mendoakan agar KPU RI bisa menjadi penyelenggara yang baik dan bisa memastikan Pilkada berjalan damai, jujur, dan adil.
Sebelumnya, Partai Buruh juga mengagendakan aksi unjuk rasa di depan KPU dan gedung DPR RI. Tapi, untuk saat ini, aksi dibatalkan.
“Sahabat seperjuangan, aksi besok tanggal 23 Agustus di DPR ri, kita tunda dulu,” ujar Presiden Partai Buruh, Said Iqbal saat dihubungi Kompas.com pada Jumat (23/8/2024).
Said mengatakan, situasi dapat berubah sambil mereka melihat perkembangan dinamika di DPR RI.
Untuk mengawal proses aksi di sekitar KPU RI, polisi mengerahkan 1.293 personel. Kemudian, untuk mengantisipasi adanya aksi lanjutan di Gedung DPR RI, polisi mengerahkan 3.719 personel.