HUT ke-12, AirNav Indonesia Dukung Konservasi Penyu Halaman all
AirNav Indonesia melaksanakan pelepasan tukik atau anak penyu. Halaman all
(Kompas.com) 23/08/24 21:36 14581475
JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun AirNav Indonesia yang ke-12, Unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melaksanakan Program AirNav Peduli Lingkungan berupa adopsi telur penyu dan pelepasan tukik yang bertujuan untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan dan komunitas sekitar.
Sebagai bagian dari program ini, AirNav Indonesia melaksanakan pelepasan tukik atau anak penyu. Penyu merupakan salah satu spesies yang terancam punah akibat berbagai ancaman, termasuk perburuan liar dan kerusakan habitat.
Dengan melepas tukik ke laut, perseroan berupaya untuk memperkuat populasi penyu dan menjaga keberlangsungan ekosistem laut.
visit.trenggalekkab.go.id Ilustrasi penyu di Pantai Taman Kili-kiliKegiatan ini juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem laut dan melindungi keanekaragaman hayati.
Penyu laut memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut. Dalam rangkaian kegiatan ini, AirNav Indonesia berkomitmen untuk melepas minimal 1.200 anak tukik ke laut.
Kegiatan ini dilakukan secara tersebar di berbagai daerah di Indonesia, di antaranya Padang, Belitung, Lombok, dan Kupang. Di pesisir Pantai Tanjung Kelayang dan Pulau Pasir, sebanyak 500 tukik dilepasliarkan.
Farchan Jamil, Manager TJSL AirNav Indonesia menyatakan, pihaknya ingin menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya berfokus pada bisnis, tetapi juga berperan aktif dalam pelestarian lingkungan.
"Kami berharap langkah ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut serta menjaga alam kita," ujar Farchan dalam keterangan resmi, Jumat (23/8/2024).
Kegiatan TJSL ini sejalan dengan upaya perseroan untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya dalam pilar lingkungan dan kehidupan di bawah air.
"Kami percaya bahwa menjaga keberlanjutan lingkungan adalah tanggung jawab bersama yang harus kita pikul untuk masa depan yang lebih baik," ucap Farchan.