Penjelasan Bahlil soal BBM Subsidi Dibatasi mulai 1 Oktober 2024 Halaman all
Pemerintah akan memberlakukan pembatasan BBM subsidi mulai 1 Okotber 2024. Berikut penjelasan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Halaman all?page=all
(Kompas.com) 28/08/24 14:00 14791764
KOMPAS.com - Pemerintah akan membatasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi mulai Selasa (1/10/2024).
Rencana pembatasan BBM subsidi diungkapkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
Mantan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tersebut menegaskan, rencana pembatasan BBM subsidi sedang dikaji.
“Ya memang ada rencana begitu,” ujar Bahlil dikutip dari Kontan, Selasa (27/8/2024).
Pembatasan BBM subsidi diatur dalam Peraturan Menteri
Bahlil menjelaskan, aturan soal pembatasan BBM subsidi akan dimuat dalam Peraturan Menteri (Permen) ESDM.
Namun, Permen tersebut masih harus disosialisasikan kepada masyarakat. Sosialisasi Permen ESDM soal pembatasan BBM subsidi saat ini sedang dibahas Kementerian ESDM.
“Karena begitu aturannya keluar. Permennya keluar, itu kan ada waktu untuk sosialisasi. Nah, waktu sosialisasi ini yang sekarang saya lagi bahas,” ungkap Bahlil.
Ia menambahkan, pembatasan BBM subsidi perlu dilakukan karena penyalurannya belum tepat sasaran.
Bahlil mencontohkan, masih ada mobil-mobil mewah yang menggunakan BBM subsidi.
Padahal, BBM subsidi seharusnya digunakan oleh kelompok masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah.
“Kalau kita kaya, kita masih menerima BBM bersubsidi, apa kata dunia bos?” tandas Bahlil.
Terpisah, Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Rusdiana menyampaikan, kriteria pengguna BBM subsidi sedang dibahas dan hampir rampung.
Pembahasan tersebut dilakukan dalam rapat koordinasi tingkat menteri koordinator.
Dengan pembatasan BBM subsidi, pemerintah berencana melarang mobil yang menggunakan mesin diesel, seperti Mitsubishi Pajero hingga Toyota Fortuner menggunakan solar subsidi.
“Kira-kira layak enggak ya dia. Sepertinya mobilnya juga bagus kan?” ujar Dadan dikutip dari Kompas.com, Selasa.
#bbm-subsidi #bahlil-lahadalia #subsidi-tepat-pertamina #bbm-subsidi-dibatasi #pembatasan-subsidi-bbm